Breaking News

Pria Bantai Kucing di Pagar Alam

TAMPANG Pria Paruh Baya di Pagar Alam Sembelih 100 Kucing, Akui Daging Kucing Selalu Habis Dijual

Setiap kali menjajakan daging kucing yang ditawarkannya sebagai daging kambing muda selalu saja ada yang membeli.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: wartawansripo | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Wawan Septiawan
SEMBELIH 100 KUCING- SJ (55) pelaku penjual Daging Kucing di Kota Pagar Alam saat dimintai keterangan di Mapolres Pagar Alam. SJ mengaku sudah 100 kucing di potong dan dagingnya dijual. 

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM- Hasil pengembangan dari penangkapan pelaku penjual daging kucing yang video viral di Kota Pagar Alam cukup mengejutkan.

Pasalnya selain sudah memotong dan menjual daging kucing sebanyak 100 kucing, pria 55 tahun ini mengaku jika setiap hari daging kucing yang dijajakan ke masyarakat selalu saja habis terjual.

Setiap kali menjajakan daging kucing yang ditawarkannya sebagai daging kambing muda selalu saja ada yang membeli.

"Setiap hari usai menangkap kucing dipermukiman warga dan dikawasan pasar Terminal Nendagung saya langsung memotongnya dibawa jembatan kawasan Air Perikan," katanya.

Usai dipotong dan dikuliti dirinya langsung menjajakan daging kucing tersebut ke masyarakat.

Setiap kantong yang berisi 1 ekor daging kucing yang rata-rata dengan berat 1 kilogram tersebut langsung dijajakan kemasyarakat dengan cara keliling kampung atau permukiman warga.

"Berapa kantong saja yang saya bawa pasti ada yang membeli dan habis terjual. Setelah habis saya langsung mencari kucing yang ada dipermukiman warga untuk kembali dipotong dan dijual lagi," ujarnya.

Saat ditanya apakah ada daging kucing yang dijajakannya dijual ke pedagang daging SJ mengaku bahwa pedagang daging tidak pernah mau dengan daging yang dijualnya karena mereka curiga.

"Tidak pernah saya jual ke pedagang daging pak, karena pedagang daging pasti tahu jika daging yang saya jual bukan daging kambing jadi lebih baik saya jual langsung ke masyarakat," jelasnya.

Diungkapkan SJ dirinya sendiri belum pernah mamakan daging kucing yang dijualnya tersebut.

Dia sengaja menjual daging tersebut untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Saya tidak pernah memakan daging yang saya jual tersebut. Karena saya tahu jika daging kucing tidak boleh dimakan. Saya menjual ini karena untuk mencukupi kebutuhan ekonomi saya," ungkapnya.

SEMBELIH 100 KUCING-
Penyembelih 100 kucing.

Bahaya Konsumsi Daging Kucing

Menurut Dokter Hewan yang juga Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Sumatera Selatan, Dr. drh. Jafrizal, MM, kucing bukan merupakan hewan ternak untuk pangan. 

"Masyarakat agar tidak mengonsumsi kucing, karena hewan tersebut bukan tergolong hewan ternak untuk pangan dan berisiko tinggi menularkan penyakit rabies yang mematikan," kata Dokter Jafrizal, Kamis (4/9/2025) 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved