Berita Palembang

Bawaslu Imbau Masyarakat Laporkan ASN yang Dukung Caleg

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel Iin Irwanto ST MM mempersilahkan masyarakat melaporkan

Bawaslu Imbau Masyarakat Laporkan ASN yang Dukung Caleg
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto ST MM pada Media Gathering bersama awak media di Musi Mania Cafe Palembang, Jumat (16/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel Iin Irwanto ST MM mempersilahkan masyarakat melaporkan jika ada ASN (Aparatur Sipil Negara) yang berani memberikan dukungan politik.

"Apakah sudah ada yang kita tindak? Sudah, kita rekomendasikan ke KASN (Komite Aparatur Sipil Negara) untuk diberikan teguran seperti mereka. Sudah ada teguran seperti di Palembang, OKI, Musirawas."

Baca: Carmeta Malaysia Expo and Travel Fair 2018, Berlibur ke Malaysia Hanya Rp1,2 Juta

"Kita sudah koordinasi dan sosialisasi melibatkan Pemkab/Pemkot dengan dihadiri perwakilan Direktur KASN," ungkap Iin Irwanto saat menjawab pertanyaan wartawan pada Media Gathering bersama awak media di Musi Mania Cafe Palembang, Jumat (16/11/2018).

Iin mencontohkan agar ASN tidak berfoto dengan Caleg maupun simbol yang mendukung Caleg.

Tidak boleh menge-like atau mengomentari Caleg di Medsos, tidak boleh melakukan tatap muka dengan Caleg.

Baca: Hadapi PS Tira, Sriwijaya FC Berburu Poin Jauhi Zona Degradasi. Alfredo Ingatkan Soal Disiplin

Iin Irwanto juga mengatakan, jika ada tiga isu krusial. Pihaknya selama ini termasuk saat di luar masa tahapan, yaitu Isu gender, pengawasan partisipatif dan pengawasan ASN.

"Kita punya kegiatan nasional dalam waktu dekat di Palembang, termasuk apel pengawasan panwascam se Sumsel," ujarnya.

Baca: Sebelum Terobos Banjir Pakai Motor Matic, Harus Perhatikan Hal Ini Jika Tidak Mau Motor Rusak

Sementara anggota Bawaslu Sumsel Syamsul Alwi mengatakan, money politik atau politik uang tetap menjadi 'momok' dalam pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 mendatang di Sumsel.

"Politik uang prosesnya mudah, tapi menemui aktornya atau yang melaporkannya sulit, karena masyarakat masih apatis," katanya.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved