Berita Pagaralam

Hati-hati Melintas Disepanjang Jalan Negara Simpang Mbacang-Kerinjing, Rawan Kecelakaan

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Kamis (2/8/2018) menyebutkan, dalam satu hari ini saja ada tiga kali kecelakaan tepatnya

Hati-hati Melintas Disepanjang Jalan Negara Simpang Mbacang-Kerinjing, Rawan Kecelakaan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak kondisi jalan Negara yany sedang dalam perbaikkan. Namun kondisi ini dikeluhkan warga akibat banyaknya pasir dijalan yang menyebabkan kecelakaan, Kamis (2/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Perbaikkan jalan negara di Kota Pagaralam mulai dari Desa Karang Dalo sampai Desa Kerinjing mulai dikeluhkan warga.

Pasalnya akibat adanya perbaikkan tersebut banyak warga yang mengalami kecelakaan saat melintas memggunakan kendaraan roda dua dijalan tersebut.

Pasalnya adanya galian jalan atau perbaikkan jalan menyisakan material pasir dan batu kecil. Hal ini membuat jalan menjadi licin.

Tidak hanya itu, tidak adanya plang pengumuman adanya perbaikkan jalan juga membuat warga tidak tahu jika jalan sedang diperbaikki.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Kamis (2/8/2018) menyebutkan, dalam satu hari ini saja ada tiga kali kecelakaan tepatnya dijalan Jambat Balo kecamatan Ulu Rurah. Belum lagi dijalan lainnya seperti di Keban Agung dan Kerinjing.

Jonsi (34) salah satu warga Desa Jambat Balo mengatakan, Kamis (2/8/2018) dari pagi sampai siang saja sudah ada tiga pengendara motor yang mengalami kecelakaan dijalan tersebut.

"Hari ini saja pak sudah tiga motor yang kecelakaan disini. Pasalnya kondisi jalan yang sedang diperbaikki ini banyak pasir akibatnya jalan menjadi licin," ujarnya.

Senada dikatakan Ria (30) yang merupakan salah satu korban kecelakaan di Desa Jambat Balo, dirinya menyayangkan kondisi perbaikkan jalan yang tidak memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya setelah digali material pasir dijalan tidak dibersihkan.

"Hati-hari melintas dijalan Jambat Balo banyal pasir akibat perbaikkan jalan. Saya sudah menjadi salah satu korban," imbaunya.

Warga meminta kepada pihak ketiga yang menjadi pemborong perbaikkan jalan tersebut untuk dapat membersihkan sisa material pasir bekas galian jalan. Pasalnya sudah sangat membahayakan.

"Harusnya dibersihkan agar tidak menyebabkan kecelakaan. Saat ini korban kecelakaan hanya mengalami luka ringan. Dikhawatirkan akibat jalan licin ini bisa menyebabkan kecelakaan yang dapat merenggut nyawa pengguna jalan. Jika ini terjadi maka masyarakat akan menuntut pihak ketiga untuk bertanggung jawab," tegasnya.

Baca: Curhat Manda Cingi, Jebolan SFC U-21 yang Batal Kembali ke Laskar Wong Kito

Baca: Tim Pengawas dan Evaluasi Pantau Progres Jembatan Gantung di OKU, Begini Komentarnya

Baca: Nekat Berusaha Tusuk Polisi, Resedivis Curas dan Curanmor di Muaraenim Tewas Ditembak

Baca: Sepekan dari Lamar Dita Soedarjo, Kini Denny Sumargo Kepergok Fitting Baju Pengantin, Bakal Menikah?

Baca: Keberangkatan JCH Kloter 11, 342 Orang Jemaah Resiko Tinggi

Baca: Kenapa LRT Sempat Mogok ? Ini Penjelasan dari PT. INKA Terkait Penyebabnya

Baca: Kereta Api Ringan Buatan Perdananya Sempat Mogok, PT INKA Angkat Bicara Ternyata Ini Penyebabnya

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved