Berita OKU

Warga Binaan Rutan Kelas II Sarang Elang Ubah Barang Bekas Jadi Barang Bernilai Seni

Aneka kerajinan industri rumahan warga Binaan Rutan Kelas II Sarang Elang Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu

Warga Binaan Rutan Kelas II Sarang Elang Ubah Barang Bekas Jadi Barang Bernilai Seni
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Aneka kerajinan home industri warga Binaan Rutan Kelas II Sarang Elang Kecamatan Baturaja Timur OKU, bernilai seni tinggi dan sangat diminati. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Aneka kerajinan industri rumahan warga Binaan Rutan Kelas II Sarang Elang Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan yang bernilai seni berhasil menarik perhatian bagi yang melihatnya.

Hal ini terbukti saat pameran Teknologi Tepat Guna (TGT) beberapa waktu lalu, hasil kerajinan yang sarat nilai seni milik warga binaan ini banyak diminati pengunjung.

Hasil kerajinan warga binaan yang sudah cukup terkenal sepereti asbak rokok, miniatur tanduk rusa, patung burung garuda, dan celengan dari tanah liat dan juga berbagai patung hewan.

Semua hasil kerajinan tangan ini dibuat dengan menggunakan material bahan bekas seperti kertas koran dan bahan yang bisa didaur ulang.  

Kemudian dipamerkan juga baju kaos dan yang paling diminati tas berbahan tali kur yang saat ini sedang tren.

Kepala Rutan Sarang Elang Baturaja, Herdianto  AMd IP SH MSi kepada Sripoku.com Rabu (/8/2018) menjelaskan, pihaknya juga berupaya memperkenalkan hasil karya warga binaan.

Salah satunya dengan mengikutkan pameran. Seperti yang baru dilakukan beberapa hari lalu, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu ke-102, Rutan Baturaja berpartisipasi ajang pamaren TTG ( Teknologi Tepat Guna).

Stan Warga Binaan Rutan Sarang  Elang Baturaja memamerkan hasil karyanya dan mampu menarik perhatian pengunjung pameran dengan hasil-hasil karya bernilai seni.

Dikesempatan itu Kepala Rutan Baturaja menjelaskan,  para pengrajin binaan Rutan Baturaja juga  dalam berkarya juga mengikuti perkembangan, contoh saja disaat lagi tren membuat tas dari tali kur, warga binaan juga menekuni kerajinan membuat tas dari tali kur.

“Hasilnya tidak kalah, tingkat konsentrasi mereka sangat tinggi dan disertai rasa bahagia menjadi kunci bagusnya hasil karya mereka,” terangnya.

Herdianto juga menambahkan kegitan ini sekaligus hiburan bagi mereka yang  sedang  menjalani kehidupan di Rutan karena tersandung hukum. 

Baca: Satu Jamaah Haji Asal OKU Dirawat di Tanah Suci, Sebagian Lagi Alami Flu dan Batuk

Baca: Bandar Narkoba di OKU Akhirnya Berhasil Dibekuk oleh Polisi

Baca: Siswa-siswi SMK PPN Sembawa.Gelar Fieldtrip Jakarta-Bandung-Lembang

Baca: Detik-detik Melahirkan, Mytha Lestari Ucap Hal Haru di Bukaan 1, Sujud di Kaki Ibu & Proses Lambat

Baca: Outbond Jadi Media Refeshing dan Pengakraban bagi Siswa Baru SMK PPN Sembawa

Baca: Outbond Jadi Media Refeshing dan Pengakraban bagi Siswa Baru SMK PPN Sembawa

Baca: Dulu Dibuang Karena Terlahir Sumbing, 30 Tahun Kemudian Balasan Gadis Ini Bikin Orangtuanya Nyesal

Penulis: Leni Juwita
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help