TOPIK
Kapal Tenggelam di Selat Bali
-
KNKT masih terus melakukan investigasi dan mendalami faktor penyebab lain, termasuk kemungkinan adanya kelebihan muatan
-
Lukman, pria 44 tahun ini pun mengurai bagaimana ia pertama kali mendengar suara teriakan minta tolong di tengah lautan gelap.
-
Memasuki hari keenam operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, jumlah korban yang berhasil ditemukan
-
Sekadar diketahui, jenazah I Kadek Oka dievakuasi dari perairan sekitar sisi selatan kapal tenggelam sekitar pukul 13.15 WIB.
-
Adik kandung Wahyudi, Lusi, mengungkapkan detik-detik kakaknya menyelamatkan diri dari kapal yang mulai miring.
-
Barang ditemukan di antaranya mulai dari dua pelampung atau ring buoy, 12 life jaket, pakaian, hingga handphone dan alat elektronik
-
Pada saat yang bersamaan, tiga Search Rescue Unit (SRU) udara juga melaksanakan pencarian dari arah utara ke selatan.
-
Santunan tidak hanya diberikan pada korban meninggal dunia, namun juga dua orang yang mengalami luka-luka
-
Diketahui sebanyak 30 orang yang terdiri dari penumpang dan juga kru KMP Tunu Pratama Jaya masih belum ditemukan
-
Ketika kantong jenazah dibuka, tangis Febriani langsung pecah, dan segera ditenangkan oleh kerabatnya.
-
Sementara terkait penambahan jumlah korban, masih bisa bertambah karena pencarian korban masih akan dilanjutkan, Jumat (4/7/2025).
-
Dugaan awal menyebutkan kapal mengalami kebocoran atau kerusakan mesin, namun penyebab pasti masih dalam proses investigasi.
-
Berikut dugaan penyebab KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu malam, (2/7/2025).
-
Kesaksian Riko pria 28 tahun asal Banyuwangi menjadi saksi hidup dari insiden mencekam tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
-
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menjelaskan, empat orang tersebut selamat karena berhasil menaiki sekoci saat kapal tenggelam.
-
Berikut daftar korban dalam peristiwa tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada 3 Juli 2025.