Berita OKI

Setia pada NKRI, Eks Napiter di OKI Dapat Hadiah Rumah Baru dari Polres OKI

Polres OKI menyerahkan bantuan bedah rumah tipe 36 kepada eks napiter Kiagus Muhamad Toni di Lempuing, OKI, Minggu (7/6/2026).

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
HADIAH RUMAH BARU - Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto bersama Wakil Bupati OKI Supriyanto saat meresmikan bantuan bedah rumah layak huni untuk eks napiter Kiagus Muhamad Toni di Desa Bumiarjo, Kecamatan Lempuing, OKI, Minggu (7/6/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Polres OKI menyerahkan bantuan bedah rumah tipe 36 kepada eks napiter Kiagus Muhamad Toni di Lempuing, OKI, Minggu (7/6/2026).
  • Pasca-bebas tahun 2015, Toni dibina oleh Polres OKI dan Densus 88 hingga mendapat status hijau, serta dibekali keahlian servis AC.
  • Program ini merupakan wujud reintegrasi sosial dan implementasi dari semangat kemanusiaan Polda Sumsel dalam menyentuh problem sosial masyarakat.

Baca juga: Polda Sumsel Gelar Penyuluhan, Hadirkan Eks Napiter untuk Cegah Radikalisme


SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Jalan hidup Kiagus Muhamad Toni berubah manis setelah sepenuhnya menyatakan setia kembali ke pelukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mantan narapidana teroris (napiter) ini mendapat kado istimewa berupa satu unit rumah baru layak huni dari jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Polda Sumatera Selatan.

Bantuan program bedah rumah yang berlokasi di Desa Bumiarjo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto bersama Wakil Bupati OKI Supriyanto, Minggu (7/6/2026) pagi sekira pukul 08.00 WIB.

Kiagus Muhamad Toni merupakan salah satu eks napiter yang terus dirangkul secara humanis pasca-menyelesaikan masa hukumannya pada tahun 2015 silam.

Usai bebas, ia mendapatkan pendampingan hangat melalui program pembinaan dan deradikalisasi berkelanjutan yang diinisiasi oleh Polres OKI bersama Densus 88 Antiteror Polri.

Tidak hanya dibimbing untuk mendalami kembali ideologi kebangsaan, Toni juga dibekali kemampuan mandiri secara ekonomi berupa keahlian teknis servis AC, serta pelatihan public speaking agar lebih percaya diri saat berbaur kembali di tengah masyarakat.

Berkat ketekunan dan keterbukaannya selama masa pembinaan, hasil asesmen menunjukkan Toni kini berada di kategori status hijau.

Ia dinilai sukses melakukan reintegrasi sosial, meresapi nilai-nilai kebangsaan, serta mampu beradaptasi secara positif di lingkungan tempat tinggalnya.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menegaskan bahwa bangunan rumah tipe 36 meter persegi ini diselesaikan secara gotong-royong oleh personel kepolisian bersama warga dalam kurun waktu dua minggu.

Bagi Polri, bantuan ini lebih dari sekadar tumpukan bata dan semen, melainkan simbol terbangunnya kembali harapan, kepercayaan, dan masa depan.

"Program bedah rumah ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap proses reintegrasi sosial yang berkelanjutan," ujar AKBP Eko Rubiyanto di lokasi peresmian.

Menurut Eko, pendekatan kemanusiaan (humanist approach) menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus mencegah munculnya kembali paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.

"Keberhasilan deradikalisasi tidak hanya diukur dari perubahan pola pikir semata, tetapi dari bagaimana kemampuan seseorang untuk kembali hidup produktif, diterima dengan baik oleh masyarakat, serta memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan," tambahnya.

Selaras dengan Program Kapolda Sumsel

Langkah humanis yang ditunjukkan Polres OKI ini sejalan dengan program Kapolda Sumsel yang terus menggaungkan semangat "Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?".

Program ini mendorong setiap personel Korps Bhayangkara untuk turun langsung ke lapangan memberikan solusi nyata atas problem sosial di tengah masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved