Breaking News

Berita OKI

Puluhan Napi dan Pegawai Lapas Kayuagung OKI Dipilih Acak, Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 57 warga binaan dipilih secara acak dari sejumlah blok hunian untuk menjalani pemeriksaan urine.

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Welly Hadinata
Istimewa
TES URINE DADAKAN : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung mendadak menggelar tes urine bagi puluhan narapidana dan pegawai pada Jumat (5/6/2026) siang. 
Ringkasan Berita:
  • Lapas Kelas IIB Kayuagung menggelar tes urine mendadak terhadap 57 warga binaan dan sejumlah pegawai untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
  • Pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan internal sesuai SOP dan diawasi secara ketat guna menjamin transparansi pelaksanaan.
  • Seluruh sampel urine dinyatakan negatif narkotika, mendukung keberhasilan program Zero Halinar di lingkungan Lapas Kayuagung.

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung menggelar tes urine secara mendadak terhadap puluhan narapidana dan pegawai, Jumat (5/6/2026), sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kayuagung, Imam Purwanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lapas dalam mendukung program pemberantasan narkoba sekaligus menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 57 warga binaan dipilih secara acak dari sejumlah blok hunian untuk menjalani pemeriksaan urine.

Selain narapidana, sejumlah pegawai lapas juga turut mengikuti tes sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen menjaga integritas aparatur pemasyarakatan.

“Bukan hanya warga binaan, sejumlah pegawai juga turut kami tes urinenya. Ini wujud komitmen bersama untuk menjaga integritas dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan,” kata Imam.

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan internal Lapas Kayuagung yang terdiri dari dokter dan perawat serta dibantu peserta magang.

Seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dan diawasi secara ketat untuk menjamin transparansi pelaksanaan.

Menurut Imam, langkah tersebut merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam lapas sekaligus bentuk pengawasan rutin yang terus dilakukan pihaknya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh sampel urine yang berasal dari warga binaan maupun pegawai dinyatakan negatif narkotika.

“Hasil bersih ini menjadi bukti nyata keberhasilan langkah preventif yang selama ini kami terapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil tersebut juga menjadi indikator positif dalam mendukung implementasi program Zero Halinar atau bebas handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan Lapas Kayuagung.

Pihaknya memastikan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas lembaga pemasyarakatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved