Kapolres OKI Minta Anggotanya Ikut Waspadai Penyakit Hantavirus
Ancaman penyebaran penyakit hantavirus menjadi sorotan serius Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Eko Rubiyanto.
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Saat apel pagi di Mapolres OKI pada Senin (11/5/2026), AKBP Eko Rubiyanto menginstruksikan seluruh personel menjaga kebersihan lingkungan kerja dan menerapkan pola hidup bersih sehat
- Kapolres menegaskan kesehatan personel adalah aset utama dalam memberikan pelayanan maksimal.
- Apel pagi menjadi ajang perkenalan Kompol Hamzal sebagai Wakapolres OKI, Iptu Raka sebagai Kasat Reskrim, dan AKP Azwan sebagai Kapolsek Kayuagung.
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Ancaman penyebaran penyakit hantavirus menjadi sorotan serius Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Eko Rubiyanto.
Saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres OKI pada Senin (11/5/2026), ia memberikan instruksi tegas terkait penyakit yang disebarkan oleh tikus tersebut.
Di hadapan ratusan personel, AKBP Eko menegaskan bahwa di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, kesehatan anggota adalah aset paling berharga yang tidak bisa ditawar.
“Saya minta seluruh personel, tanpa terkecuali, tolong perhatikan kondisi fisik masing-masing. Jangan dianggap remeh. Kondisi fisik yang prima adalah kunci utama agar kita bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” katanya.
Baca juga: Dinkes Palembang Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Kapolres meminta anggotanya menjadi contoh di masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Kita harus waspada terhadap penyebaran hantavirus. Saya instruksikan para Kasat dan Kapolsek memastikan kebersihan lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.
“Jangan ada tumpukan sampah atau area kotor yang bisa menjadi sarang tikus. Mulailah dari diri sendiri dan lingkungan terkecil kita,” pesannya.
Selain soal kesehatan, AKBP Eko mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Bumi Bende Seguguk.
“Disiplin dan kekompakan adalah harga mati. Kita bekerja sebagai satu tim besar. Jika satu bagian lemah, maka organisasi akan terhambat. Mari kita jaga Kabupaten OKI agar tetap aman dan kondusif melalui tindakan profesional,” ujarnya.
Baca juga: Dinkes Sumsel Minta Masyarakat Waspada terhadap Tikus, Penyakit Hantavirus Terdeteksi di Indonesia
Momen apel pagi ini juga menjadi ajang perkenalan sejumlah perwira yang baru mengemban amanah, yaitu Kompol Hamzal sebagai Wakapolres OKI, Iptu Raka sebagai Kasat Reskrim, dan AKP Azwan sebagai Kapolsek Kayuagung.
Dia berharap kehadiran energi baru di posisi-posisi strategis ini dapat mempercepat akselerasi kinerja Polres OKI.
“Kepada pejabat yang baru bergabung, segera menyesuaikan diri. Saya harapkan kehadiran rekan-rekan bisa memperkuat soliditas internal dan membawa inovasi baru dalam melayani masyarakat OKI,” pungkasnya.
| Dinkes Palembang Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan |
|
|---|
| Pria Jagoan Asal Jejawi OKI Ini Jualan Sabu Paket Eceran, Harga Mulai Rp40 Ribu Sampai Rp200 Ribu |
|
|---|
| Dinkes Sumsel Minta Masyarakat Waspada terhadap Tikus, Penyakit Hantavirus Terdeteksi di Indonesia |
|
|---|
| Heboh Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ditularkan dari Tikus ke Manusia, Gejala Mirip Flu dan DBD |
|
|---|
| Daftar Perwira Polres OKI Dimutasi, Kompol Hamsal Jabat Wakapolres, Iptu M. Raka Kasat Reskrim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hantaviruspolresoki.jpg)