Pembunuh Pria di OKU Ditangkap

Dipicu Ponsel yang Dipinjam, Motif Pria di OKU Tikam Leher Kenalan Sebelum Hajatan Keluarga

Ponsel diduga menjadi pemicu kematian seorang pria di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan.

Tayang:
Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Leni Juwita
PELAKU PEMBUNUHAN - Pelaku pembunuhan (diberi lingkaran merah) di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU setelah diamankan anggota Polsek Lengkiti, Minggu (31/5/2026). Ponsel jadi pemicu perbuatan kejinya terhadap korban. 
Ringkasan Berita:
  • Korban Rahan Randi ewas ditikam lehernya di Kecamatan Lengkiti, OKU.
  • Penikaman terjadi saat tersangka sedang mengupas mangga untuk rujak di hajatan Desa Bumi Kawa. 
  • Jenazah korban ditemukan warga tergeletak di pinggir selokan jalan dengan luka bacok di leher kanan.

 

SRIPOKU.COM, BATURAJA – Ponsel diduga menjadi pemicu kematian Rahan Randi (31) di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Tersangka Her (29) kesal karena korban mengelak dan berlagak tidak tahu saat ditagih soal ponsel yang dipinjam.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P. didampingi Kapolsek Lengkiti Iptu Jauhari Effendi, S.I.Kom. menerangkan, tersangka sudah mengakui perbuatannya.

Sebelum kejadian, tersangka sedang mengupas buah mangga untuk membuat rujak di acara hajatan warga Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU. 

Tuan rumah hajatan masih punya hubungan keluarga dengan korban.

Baca juga: Fakta Memilukan di Balik Kejadian Pria di OKU Ditemukan Tewas, Hari Ini Hajatan Keluarga

Lalu datang korban hendak meminjam ponsel ke tersangka dengan alasan ingin mengaktifkan akun DANA.

Sekitar 30 menit kemudian, korban keluar rumah dan bertemu dengan tersangka.

Di situ tersangka bertanya kepada korban soal ponsel yang dipinjam.

Bukannya mengembalikan, korban malah mengelak dan mengatakan tidak tahu menahu soal ponsel milik pelaku.

Tersangka emosi, lalu terjadi cekcok mulut hingga akhirnya ia menikam korban menggunakan pisau yang sebelumnya dipakai untuk mengupas mangga.

Korban ditemukan tergeletak di pinggir selokan jalan pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. 

Saat ditemukan, leher sebelah kanan korban mengalami luka bacok. Posisi tubuh telentang dengan kepala dan tangan berada di atas selokan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved