Gerakan OKU Timur Berbagi, Sekolah Patungan Dapat Dana Infaq Satu Miliar Lebih

Gerakan yang digagas oleh Disdikbud OKU Timur ini sukses menghimpun dana infak dan sedekah sukarela hingga mencapai Rp1.320.828.000.

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/dokumen disdikbud oku timur
OKUT BERBAGI - Program kepedulian sosial “OKU Timur Berbagi” yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur berhasil menghimpun dana infaq dan sedekah sebesar Rp1,32 miliar dari seluruh ekosistem sekolah, Sabtu (14/3/2026). Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah dalam bentuk paket sembako dan santunan tunai. 

Ringkasan Berita:
  • Gerakan yang digagas oleh Disdikbud OKU Timur ini sukses menghimpun dana infak dan sedekah sukarela hingga mencapai Rp1.320.828.000.
  • Dana yang terkumpul tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah.
  • Program ini menjadi contoh nyata bagaimana sekolah dapat berperan sebagai pusat pembentukan nilai-nilai kemanusiaan.

 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Semangat kepedulian sosial dari dunia pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur berhasil diwujudkan melalui program kemanusiaan “OKU Timur Berbagi”.

Gerakan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur ini sukses menghimpun dana infak dan sedekah sukarela hingga mencapai Rp1.320.828.000 dari seluruh ekosistem sekolah.

Dana yang terkumpul tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah dalam bentuk paket sembako dan santunan tunai, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin SPd MM, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan implementasi dari arahan Bupati OKU Timur agar dunia pendidikan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, program ini menjadi contoh nyata bagaimana sekolah dapat berperan sebagai pusat pembentukan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca juga: Polisi Sebut Ini Kejanggalannya, Viral Ada Sopir Ngaku Dibegal di OKU Timur & Uang Rp17 Juta Digasak

“Gerakan ini merupakan pengejawantahan dari arahan Bapak Bupati. Beliau menginginkan agar pendidikan di OKU Timur tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian sosial. Melalui OKU Timur Berbagi, kami ingin menanamkan bahwa berbagi adalah bagian dari karakter yang harus tumbuh di lingkungan sekolah,” ujar Wakimin, Minggu (15/3/2026)

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh elemen sekolah menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih sangat kuat di lingkungan pendidikan.

“Mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga orangtua siswa ikut ambil bagian. Ini bukan sekadar pengumpulan dana, tetapi proses pendidikan karakter yang nyata. Anak-anak belajar langsung tentang makna berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Ir H Dodi Purnama ST MM, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan sosial tersebut.

Menurut Dodi, keberhasilan menghimpun dana lebih dari satu miliar rupiah menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat pendidikan di OKU Timur sangat tinggi.

“Kami sangat berterima kasih kepada para orang tua siswa, siswa, guru, staf tata usaha, serta kepala sekolah yang telah berpartisipasi dalam gerakan ini. Sinergi yang terbangun menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih menjadi nilai utama di lingkungan sekolah kita,” ungkapnya.

Baca juga: 11 Tahun Jadi Buronan, Pelaku Grandong di OKU Timur Pasrah Dibekuk Polisi saat Pulang ke Rumah

Ia menilai, gerakan ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wujud syukur kolektif warga sekolah yang ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Ketika seluruh komponen sekolah bergerak bersama, dampaknya sangat besar. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama dalam membangun kemuliaan masyarakat OKU Timur,” katanya.

Di lapangan, proses penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi yang terukur agar bantuan benar-benar tepat sasaran. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved