Berita Banyuasin

Kecelakaan di Banyuasin, Dua Truk Terguling Akibat Jalan Rusak, Lalu Lintas Macet Berjam-jam

Petugas Satlantas Polres Banyuasin hingga kini masih melakukan evakuasi terhadap dua truk yang terguling menggunakan alat berat

Penulis: Ardiansyah | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Ardiansyah
LALULINTAS MACET : Kendaraan yang terjebak macet di Jalan Raya Sungai Dua Kecamatan Rambutan Banyuasin dampak dari truk terguling, Selasa (21/4/2026). Hingga sore ini polisi masih melakukan evakuasi terhadap truk yang terguling. 
Ringkasan Berita:
  • Dua truk terguling akibat jalan rusak parah di Sungai Dua, Banyuasin.
  • Insiden memicu kemacetan panjang di jalur Palembang–OKI.
  • Polisi masih melakukan evakuasi dan penguraian arus lalu lintas.

SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Kerusakan parah pada badan Jalan Raya Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, menyebabkan kecelakaan dua truk terguling pada Selasa (21/4/2026).

Insiden ini memicu kemacetan panjang yang berlangsung hingga berjam-jam.

Kemacetan terjadi di jalur penghubung Palembang–OKI, baik dari arah Palembang menuju Ogan Komering Ilir maupun sebaliknya.

Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti total menunggu proses evakuasi.

Salah satu pengendara, Cahyo, mengaku telah terjebak macet sejak sore hari.
“Dari siang tadi macetnya, sampai sekarang masih panjang. Kami menunggu lama dan belum juga berjalan,” ujarnya.

Petugas Satlantas Polres Banyuasin hingga kini masih melakukan evakuasi terhadap dua truk yang terguling menggunakan alat berat.

Warga sekitar menyebutkan, titik lokasi tersebut memang kerap menjadi penyebab kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah dan ambles.

“Kalau tidak hati-hati bisa terguling. Sudah sering terjadi di sini,” kata warga.

Masyarakat juga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan karena kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, mengatakan pihaknya tengah fokus melakukan evakuasi dan penguraian kemacetan.

“Evakuasi masih berlangsung. Kepadatan terjadi karena kondisi jalan rusak ditambah kendaraan saling serobot sehingga jalur sempat terkunci,” ujarnya.

Hingga kini, proses evakuasi dan pengaturan lalu lintas masih dilakukan untuk mengembalikan arus kendaraan normal.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved