Berita Ogan Ilir

Polisi Bantu Ganti Ban Ambulans Pembawa Jenazah yang Bocor di Tol Palindra

Ambulans tersebut diketahui sedang dalam perjalanan mengantarkan jenazah dari Palembang menuju Kota Prabumulih.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
dokumentasi Polisi
BANTU GANTI BAN - Personel Sat Samapta Polres Ogan Ilir membantu mengganti ban mobil ambulans yang bocor di Tol Palindra, Jumat (15/5/2026) petang. Ambulans tersebut mengantar jenazah dari Palembang menuju Prabumullih. 
Ringkasan Berita:
  • Personel Sat Samapta Polres Ogan Ilir membantu mengganti ban sebuah mobil ambulans yang mengalami bocor ban di pinggir jalan Tol Palembang-Indralaya
  • Ambulans tersebut diketahui sedang dalam perjalanan mengantarkan jenazah dari Palembang menuju Kota Prabumulih.
  • Insiden ini bermula saat petugas Sat Samapta Polres Ogan Ilir sedang melaksanakan patroli rutin di ruas Tol Palindra dan menjumpai mobil ambulans berhenti di bahu jalan.

SRIPOKU.COM, INDRALAYA — Personel Sat Samapta Polres Ogan Ilir membantu mengganti ban sebuah mobil ambulans yang mengalami bocor ban di pinggir jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Jumat (15/5/2026) petang. 

Ambulans tersebut diketahui sedang dalam perjalanan mengantarkan jenazah dari Palembang menuju Kota Prabumulih.

Insiden ini bermula saat petugas Sat Samapta Polres Ogan Ilir sedang melaksanakan patroli rutin di ruas Tol Palindra dan menjumpai mobil ambulans berhenti di bahu jalan.

Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Ogan Ilir, Aipda Beni Harmoko mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut mengalami kendala pada ban.

"Setelah dicek, ternyata ban kiri belakang kendaraannya bocor," ungkap Beni kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).

Petugas mengaku terkejut ketika pintu belakang mobil ambulans dibuka untuk mengambil ban cadangan.

"Ternyata ada keranda. Mobil ambulans sedang antar jenazah dari Palembang mau ke Prabumulih," terang Beni.

Situasi tersebit sempat membuat keluarga dan pengemudi ambulans panik.

Sebab perjalanan harus dilanjutkan agar jenazah dapat segera tiba di rumah duka.

Personel Samapta pun berbagi tugas.

Ada yang mengganti ban, menjaga situasi lalu lintas dan juga menenangkan keluarga jenazah.

"Saya sampaikan ke anggota, pokoknya harus cepat (mengganti ban). Kasihan, jenazahnya ingin segera disemayamkan," ujar Beni.

Tak sampai 15 menit, petugas berhasil mengganti ban kendaraan yang bocor.

Menurut Beni, keluarga jenazah sangat berterima kasih telah dibantu.

"Alhamdulillah, selesai juga. Bayangkan kalau yang di dalam ambulans itu orang sakit atau kritis. Hal seperti ini perlu kepedulian kita semua," tutur Beni.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved