Berita OKU Timur
Warga Persoalkan Proyek Pembangunan Talud di Desa Sabah OKU Timur, Polisi Turunkan Tim
Proyek talud penahan tebing di Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, senilai 15 M menjadi sorotan warga.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: tarso romli
Proyek Talud Rp15 Miliar di Desa Sabah Lioh Disorot, Tim Pidkor Satreskrim Polres OKU Timur Lakukan Pengecekan Fisik
Ringkasan Berita:
- Unit Pidkor Polres OKU Timur mengecek fisik proyek talud Rp15 M di Desa Sabah Lioh setelah muncul keluhan warga soal kualitas bangunan.
- Polisi masih menunggu hasil audit BPK untuk menentukan adanya potensi kerugian negara atau pelanggaran spesifikasi.
- Warga menduga konstruksi rapuh dan tidak sesuai standar, sementara BPBD menyebut proyek tersebut merupakan peninggalan masa jabatan sebelumnya.
SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Dugaan rendahnya kualitas proyek talud penahan tebing di Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, terus menuai perhatian. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, jajaran Satreskrim Polres OKU Timur turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan fisik awal, Senin (6/4/2026).
Tim yang dipimpin oleh Kanit Pidkor Satreskrim Polres OKU Timur, Ipda Farrel Jodi Rahmadi, melakukan pengukuran mendetail terhadap dimensi bangunan, mulai dari ketinggian hingga panjang konstruksi.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) guna menilai kondisi riil di lapangan.
Ipda Farrel menegaskan bahwa pihak kepolisian belum mengambil kesimpulan final terkait kualitas proyek tersebut.
Menurutnya, proses saat ini masih sebatas verifikasi data awal sebelum nantinya melibatkan tim ahli konstruksi.
“Pengecekan ini untuk memastikan data awal sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami belum bisa menilai kualitas konstruksi karena itu merupakan kewenangan tim ahli. Semua akan diproses secara bertahap dan berbasis data,” ujar Ipda Farrel, Senin (6/4/2026).
Menunggu Hasil Audit BPK
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya untuk mengawal laporan masyarakat ini secara transparan dan akuntabel.
Ia menyebutkan bahwa langkah hukum selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang saat ini masih berjalan.
“Kami tidak ingin gegabah. Semua harus berdasarkan data valid. Saat ini kami masih menunggu hasil audit BPK, karena itu akan menjadi dasar penting dalam menentukan apakah terdapat unsur kerugian negara atau pelanggaran dalam pelaksanaan proyek,” tegas Kapolres.
Keluhan Warga: Konstruksi Diduga Rapuh
Sorotan terhadap proyek sepanjang 300 meter ini bermula dari kekecewaan warga setempat.
Hamid, salah seorang warga, meragukan ketahanan talud yang dibangun menggunakan anggaran APBN melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode 2025 tersebut.
Desa Sabah Liot Kabupaten OKU Timur
Pembangunan Talud
Desa Sabah Liot Kecamatan Bunga Mayang
Ipda Farrel Jodi Rahmadi
| Harga Gabah Naik Jadi Rp7.000 per Kg, Petani OKU Timur Optimistis Dukung Swasembada Pangan |
|
|---|
| Tampang Dua Pelaku Begal yang Rampas HP Ibu Rumah Tangga di OKU Timur, Satu Pelaku Masih Buron |
|
|---|
| Breaking News : Seorang Remaja di OKU Timur Meninggal Tenggelam di Irigasi Bendungan Perjaya |
|
|---|
| Harga Singkong Anjlok, Petani di OKU Timur Beralih Garap Cabai Rawit karena Lebih Menjanjikan |
|
|---|
| Bupati OKU Timur Pastikan Pasokan BBM Ditambah Dua Kali Lipat, Masyarakat Diminta Tidak Panik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Polisi-cek-fisik-talud.jpg)