MBG di Ogan Ilir
Menu MBG di SD Tanjung Raja Ada Ubi Ungu yang Basi dan Berlendir, 'Untung Belum Dimakan Anak-anak'
Keluhan tersebut muncul setelah sejumlah wali murid menemukan kondisi ubi ungu yang berlendir dan mengeluarkan bau tidak sedap
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Welly Hadinata
Ringkasan Berita:
- Menu MBG ubi ungu yang dibagikan kepada pelajar SD di Tanjung Raja, Ogan Ilir diduga basi, berlendir, dan berbau.
- Orang tua siswa dan penerima di Posyandu memilih membuang makanan tersebut karena khawatir berdampak pada kesehatan anak.
- Pihak SPPG Tanjung Raja mengakui kejadian tersebut dan berjanji melakukan evaluasi serta mengganti menu yang tidak layak konsumsi.
SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa ubi ungu yang dibagikan kepada pelajar SD di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, dikeluhkan orang tua siswa karena diduga sudah basi dan tidak layak dikonsumsi.
Keluhan tersebut muncul setelah sejumlah wali murid menemukan kondisi ubi ungu yang berlendir dan mengeluarkan bau tidak sedap atau basi.
Foto menu tersebut kemudian beredar di media sosial.
Salah seorang wali siswa, Yulisa, mengatakan menu MBG tersebut dibagikan pada Senin (9/3/2026).
Namun setelah diperiksa, makanan itu diduga sudah basi sehingga tidak diberikan kepada anak-anak.
“Ubi ungu basi, berlendir dan bau asem. Untung belum dimakan anak-anak,” ujar Yulisa, Rabu (11/3/2026).
Karena dinilai tidak layak konsumsi, para orang tua terpaksa membuang makanan tersebut.
Mereka juga meminta pihak terkait agar melakukan evaluasi terhadap kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa.
“Kami berharap benar-benar diperhatikan. Jangan sampai anak-anak terkena diare atau muntaber,” tambahnya.
Keluhan serupa juga datang dari penerima MBG di Posyandu, di mana orang tua balita memilih membuang ubi ungu tersebut sebelum diberikan kepada anak mereka.
Sementara itu, pihak SPPG Tanjung Raja mengakui adanya menu ubi ungu yang tidak layak konsumsi pada hari tersebut.
Penanggung jawab SPPG Tanjung Raja, Christover, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan sekolah dan Posyandu terkait kejadian tersebut.
“Untuk hal ini sudah kami komunikasikan dengan pihak sekolah dan Posyandu. Ada yang meminta penggantian menu MBG, ada juga yang tidak. Kami meminta data jumlah makanan yang tidak layak untuk diganti pada hari Selasa kemarin,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak SPPG juga telah berkoordinasi dengan mitra penyedia untuk menelusuri sumber masalah, apakah berasal dari bahan baku, proses produksi, atau kebersihan peralatan.
“Hal ini akan kami evaluasi agar tidak terulang kembali,” ujarnya.
Berita Ogan Ilir
MBG
makanan basi
Makanan Berlendir
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
SPPG
Ubi Ungu
Tanjung Raja
| Menu Ubi Ungu Basi di Ogan llir Berbuntut Panjang, Wali Murid Tolak MBG dari SPPG Tanjung Raja III |
|
|---|
| Respon Cepat BGN dan SPPG di Ogan Ilir Soal Tahu Berjamur di SMPN 2 Rantau Alai, Jadi Bahan Evaluasi |
|
|---|
| Harapan Peternak Ogan Ilir Saat Danantara Siapkan Rp 20 Triliun untuk Peternakan Dukung MBG |
|
|---|
| SPPG Polres Ogan Ilir Pertama yang Dapatkan SLHS di Bumi Caram Seguguk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Uni-MBG-Basi-dan-berlendir.jpg)