MBG di Ogan Ilir
Respon Cepat BGN dan SPPG di Ogan Ilir Soal Tahu Berjamur di SMPN 2 Rantau Alai, Jadi Bahan Evaluasi
Badan Gizi Nasional (BGN) Ogan Ilir sudah bertindak cepat usai adanya temuan tahu busuk dalam menu MBG.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Awal mula ditemukannya tahu berjamur di salah satu SMP kawasan Ogan Ilir.
- Reaksi orangtua murid ketika melihat foto tahu berjamur di menu MBG.
- Sikap BGN Ogan Ilir dan SPPG atas temuan itu.
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Badan Gizi Nasional (BGN) Ogan Ilir sudah bertindak cepat usai adanya temuan tahu busuk dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Rantau Alai.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu langsung mengganti sebelum dikonsumsi para pelajar.
Koordinator BGN Wilayah Ogan Ilir, Liana Puspita, mengatakan bahwa temuan menu busuk tersebut telah dikoordinasikan dengan sekolah.
Dikatakannya, phak SPPG meminta maaf kepada pihak sekolah.
Baca juga: Pengelola SPPG Sukajadi Timur Bungkam Terkait MBG Tidak Disalurkan ke Sejumlah Sekolah
"SPPG selanjutnya mengganti makanan tersebut," kata Liana, Jumat (5/12/2025).
Ia melanjutkan, temuan ini sudah dievaluasi baik ke supplier maupun ke para relawan yg bekerja.
"Semoga hal ini tidak terjadi kembali," ucap Liana.
Menu tak layak tersebut ditemukan saat pembagian MBG pada Rabu (3/12/2025) pagi pukul 09.00.
Salah seorang wali siswa bernama Mustaji mengatakan bahwa putranya memfoto tahu busuk tersebut.
"Tahunya busuk, jamuran dan ada bau tengik," kata Mustaji kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Jumat (5/12/2025).
Diungkapkan Mustaji, SMPN 2 Rantau Alai terdiri dari enam kelas dan seluruh siswa berjumlah sekitar 150 orang.
Baca juga: SDN 34 Talang Kelapa Tak Dapat MBG, Kasihan Ada Anak Yatim Piatu dan Tinggal di Panti Asuhan
Tak hanya anaknya yang duduk di kelas VII, ratusan siswa lainnya juga menemukan ada menu tahu berjamur.
"Dari keterangan siswa, makanan tahu yang berjamur itu ditemukan hampir setiap ruangan. Mungkin tidak seluruhnya tapi banyak sekali," ungkap Mustaji.
Ia meminta SPPG dan BGN di Rantau Alai lebih cermat dalam menyajikan menu MBG.
"Hari ini anak saya tidak makan MBG karena masih teringat tahu yang kemaren," tutur Mustaji.
| Menu Ubi Ungu Basi di Ogan llir Berbuntut Panjang, Wali Murid Tolak MBG dari SPPG Tanjung Raja III |
|
|---|
| Menu MBG di SD Tanjung Raja Ada Ubi Ungu yang Basi dan Berlendir, 'Untung Belum Dimakan Anak-anak' |
|
|---|
| Harapan Peternak Ogan Ilir Saat Danantara Siapkan Rp 20 Triliun untuk Peternakan Dukung MBG |
|
|---|
| SPPG Polres Ogan Ilir Pertama yang Dapatkan SLHS di Bumi Caram Seguguk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tahubusukmbg.jpg)