Modul Ajar

Contoh Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 SMA, Bab 2

Materi "Strategi Algoritma dan Pemrograman" merupakan jenis pengetahuan konseptual, prosedural, dan metakognitif.

Tayang:
Ilustrasi/AI
MODUL AJAR INFORMATIKA - Ilustrasi. Contoh Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 SMA, Bab 2 

Minat terhadap dunia digital dan teknologi umumnya tinggi, namun motivasi untuk belajar pemrograman yang lebih mendalam bisa bervariasi.

C.    KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

Materi "Strategi Algoritma dan Pemrograman" merupakan jenis pengetahuan konseptual, prosedural, dan metakognitif.

Peserta didik akan memahami konsep dasar algoritma dan pemrograman, mampu menerapkan berbagai strategi penyelesaian masalah melalui algoritma, dan merefleksikan proses berpikir mereka dalam merancang solusi.

Materi ini sangat relevan dengan kehidupan nyata peserta didik, karena keterampilan berpikir algoritmik dan pemrograman adalah dasar dari banyak inovasi teknologi yang mereka gunakan sehari-hari, serta relevan untuk pengembangan logika dan pemecahan masalah dalam berbagai aspek kehidupan.

Tingkat kesulitan materi ini bersifat moderat hingga tinggi, membutuhkan kemampuan berpikir abstrak dan ketelitian. Struktur materi akan disajikan secara bertahap, mulai dari pengenalan strategi, implementasi dalam pemrograman, hingga debugging dan optimasi.

Integrasi nilai dan karakter akan dilakukan melalui penekanan pada ketelitian, kesabaran, kerja sama dalam memecahkan masalah, serta sikap pantang menyerah dalam menghadapi kesalahan (bug).

Baca juga: Contoh Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 SMA, Bab 1

D.    DIMENSI PROFIL LULUSAN PEMBELAJARAN

Berdasarkan tujuan pembelajaran Bab 2: Strategi Algoritma dan Pemrograman, dimensi profil lulusan yang akan dicapai adalah:

Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis masalah, merancang algoritma yang efisien, dan mengidentifikasi serta memperbaiki kesalahan (bug) dalam program.

Kreativitas: Peserta didik mampu mengembangkan berbagai strategi algoritmik untuk menyelesaikan masalah yang berbeda dan menciptakan solusi program yang inovatif.

Kolaborasi: Peserta didik aktif bekerja sama dalam kelompok untuk merancang, menguji, dan memperbaiki program.

Kemandirian: Peserta didik mampu secara mandiri merancang algoritma, menulis kode, dan melakukan debugging.

Komunikasi: Peserta didik mampu menjelaskan strategi algoritmik dan cara kerja program mereka secara lisan dan tertulis.

DESAIN PEMBELAJARAN

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved