Modul Ajar

Contoh Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 SMA, Bab 1

Peserta didik kelas XI umumnya telah memiliki pengalaman dasar dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

Ilustrasi/AI
MODUL AJAR INFORMATIKA - Ilustrasi. Contoh Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 SMA, Bab 1 

Ringkasan Berita:
  1. Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 11 Bab 1 berisi pengenalan konsep dasar Informatika, disusun untuk digunakan pada semester ganjil dengan alokasi waktu 6 × 45 menit.
  2. Peserta didik umumnya sudah memiliki pengalaman dasar TIK, namun pemahaman mereka tentang konsep fundamental Informatika serta dampaknya secara sosial, etis, dan ekonomi masih perlu diperkuat.
 

SRIPOKU.COM - Berikut ini modul ajar deep learning mata pelajaran Informatika Kelas 11 SMA, Bab 1 Tentang Informatika.

Baca juga: Contoh Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP, Bab 1

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : INFORMATIKA

BAB 1: INFORMATIKA

A.    IDENTITAS MODUL

Nama Sekolah    :    .....................................................................................

Nama Penyusun    :    .....................................................................................

Mata Pelajaran    :    Informatika

Kelas / Fase /Semester    :     XI/ F / Ganjil

Alokasi Waktu     :    6 x 45 menit (3 Pertemuan)

Tahun Pelajaran    :    20.. / 20..


B.    IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

Peserta didik kelas XI umumnya telah memiliki pengalaman dasar dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan perangkat seluler, internet untuk mencari informasi, dan media sosial. Mereka juga mungkin sudah mengenal beberapa aplikasi dasar perkantoran.

Pengetahuan awal mereka tentang "Informatika" mungkin sebatas penggunaan komputer atau aplikasi tertentu, belum pada konsep fundamental di baliknya. Keterampilan yang dimiliki cenderung bersifat operasional. 

Pemahaman mereka tentang dampak Informatika dalam skala luas (sosial, ekonomi, etika) masih perlu dikembangkan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved