Kasus Pasar Cinde
Bacakan Pledoi dengan Nada Terbata-bata, Raimar Yousnaidi Klaim Hanya Pekerja Tak Pernah Terima Uang
Ia membacakan pledoi yang ia tulis sendiri di hadapan Majelis Hakim dengan nada terbata-bata.
Penulis: Rachmad Kurniawan Putra | Editor: Odi Aria
"Investasi swasta yang tidak menggunakan dana APBN maupun APBD dan kami telah mengeluarkan biaya fisik dan nonfisik sekitar Rp109 miliar," katanya.
Raimar mengungkap, atas kejadian ini keluarganya sangat tertekan sejak dirinya menjadi tersangka. Ia mengaku kondisi ekonomi keluarganya memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
"Istri dan empat anak saya sangat terganggu mentalnya. Untuk biaya kuliah dan kost anak saya, saya harus dibantu oleh teman-teman dan saudara," ujarnya.
Raimar berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan fakta-fakta persidangan secara objektif dan memberikan putusan yang adil baginya serta keluarganya.
Namun jika majelis hakim menilai sebaliknya, ia siap menerima konsekuensi hukum sesuai dengan kesalahannya.
"Jika menurut majelis hakim ada kebenaran pada diri saya, maka berikanlah keadilan bagi saya dan keluarga," tutupnya.
| Mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU |
|
|---|
| Duplik Raimar Yousnaidi, Tim Penasihat Hukum Soroti Ada Disparitas Tuntutan Kasus Pasar Cinde |
|
|---|
| Terdakwa Meninggal Dunia, Perkara Korupsi Pasar Cinde yang Menjerat Alex Noerdin Resmi Dihentikan |
|
|---|
| Pledoi Raimar Terdakwa Kasus Korupsi Pasar Cinde: Hukumlah Saya Sesuai dengan Kesalahan Saya |
|
|---|
| Pledoi Raimar Yousnaidi Belum Siap di Kasus Pasar Cinde, Majelis Hakim Beri Waktu 2 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/RAIMAR-BACA-PLEDOI-1.jpg)