Ramadan 2026
Disdik Palembang Pangkas Jam Belajar 10 Menit Selama Ramadan, Libur Idul Fitri Mulai 16 Maret
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang resmi melakukan penyesuaian jam belajar bagi siswa seluruh
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Libur nasional Hari Raya Nyepi jatuh pada 18–19 Maret 2026. Adapun cuti bersama Idul Fitri berlangsung pada 20 serta 23–28 Maret 2026.
'Selama masa libur, siswa diimbau memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali aktif pada 30 Maret 2026," jelasnya.
Kapiatul Ahliah menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran selama Ramadan tak lepas dari peran orang tua.
Mereka diharapkan membimbing anak dalam menjalankan ibadah sekaligus memantau kegiatan belajar mandiri di rumah.
“Ramadan adalah ruang kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi juga orang tua. Melalui kebijakan ini, Disdik Palembang berharap Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga momentum pembentukan generasi berkarakter, disiplin, dan berakhlak mulia," tandasnya.
Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) di Dinas Pendidikan Kota Palembang Alhadi Yan Putra, mengatakan Melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Nomor: 420/afaf/Disdik-1/2026, seluruh satuan pendidikan diminta mengatur ulang pola pembelajaran selama Ramadan.
Kebijakan ini menekankan keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan nilai spiritual, sekaligus melibatkan peran aktif orang tua dalam mendampingi anak.
Pada 18–21 Februari 2026, siswa menjalani pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah.
Skema ini dirancang agar anak tetap belajar sekaligus lebih dekat dengan keluarga dalam suasana awal Ramadan.
Mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026, kegiatan belajar kembali berlangsung di sekolah. Namun, setiap jam pelajaran dipangkas 10 menit dari durasi normal sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas pembelajaran. Sebaliknya, bulan suci ini menjadi ruang pembinaan karakter yang lebih intensif.
“Anak-anak tetap belajar seperti biasa, tetapi kami arahkan agar lebih seimbang dengan kegiatan ibadah. Mereka belajar, berpuasa, sekaligus mengikuti pesantren kilat dan kegiatan keagamaan lainnya di sekolah,” ujarnya.
Menurut Alhadi, sekolah dasar memiliki peran krusial dalam membentuk fondasi akhlak dan kepribadian siswa. Karena itu, selama Ramadan, kegiatan pembelajaran diperluas dengan tadarus Alquran, ceramah agama, praktik ibadah, hingga program berbagi kepada sesama.
Nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, empati, dan kepedulian sosial ditanamkan melalui aktivitas nyata, seperti aksi sosial dan pembiasaan sikap santun di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing yang memastikan siswa mampu menjaga semangat belajar di tengah ibadah puasa.
“Ramadan harus menjadi pembelajaran yang utuh. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan. Dengan pendekatan tersebut, suasana Ramadan di sekolah dasar di Palembang diharapkan menghadirkan pengalaman edukatif yang membekas. Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi juga ruang menumbuhkan generasi beriman, berintegritas, dan berkepribadian tangguh," pungkasnya.
| Sehari Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kue Rp 5 Ribu Jadi Primadona di Pasar 10 Ulu Palembang |
|
|---|
| 4 Jenis Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan, Pertanda Doa Diijabah dan Dosa Digugurkan oleh Allah Swt |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-29: Meraih Pahala Setara Seribu Haji Mabrur |
|
|---|
| Ramadan Segera Berakhir: Momen Terakhir Memaksimalkan Ibadah dan Introspeksi Diri |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-28: Mengangkat Derajat di Surga yang Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/KBM-Palembang-ramadan-2026.jpg)