Bentrok Ormas di Palembang

Update Bentrok di Angkatan 45 Palembang, Korban Bertambah, Ada Warga Tak Berdosa Terluka

Jumlah korban bentrok di Jalang Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang pada Selasa (6/1/2026) bertambah.

Editor: Refly Permana
Aceh Kemenag/dokumen warga/rachmad kurniawan
KORBAN BENTROK - Polisi melakukan olah TKP pasca bentrok di kawasan Jalan Angkatan 45, Palembang pada Selasa (6/1/2026). Informasi terbaru, korban bentrok yang sebelumnya terdata satu orang kini sudah bertambah. 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah korban bentrok di Jalang Angkatan 45, Palembang pada Selasa (6/1/2026) bertambah.
  • Bahkan, seorang warga yang tidak tahu apa-apa akan bentrok tersebut ikut terluka.
  • Saat ini, polisi masih belum mengetahui motif di balik terjadinya bentrok.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jumlah korban bentrok di Jalang Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang pada Selasa (6/1/2026) bertambah.

Sebelumnya, terdata hanya ada satu orang yang menderita luka, yakni bernama Billy.

Namun, setelah ditelusuri lebih dalam, ada dua korban lain yang menderita luka tak kalah parah.

Bahkan, satu korban dikabarkan harus menjalani operasi.

Baca juga: Dua Kelompok Ormas Bentrok yang Bikin Resah Warga, Ini Komentar Wali Kota Palembang Ratu Dewa

Bentrok Diduga Libatkan Dua Ormas

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rifan Wijaya, mengatakan, peristiwa saling serang terjadi diduga melibatkan dua kelompok ormas.

Yakni Permaskot dan Harimau Sumatera Bersatu.

Adapun untuk motif, kepastiannya masih dilakukan penyelidikan. 
"Saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Polrestabes Palembang, " ujar Rifan saat dijumpai, Rabu (7/1/2026).

Warga Tak Berdosa Ikut Jadi Korban

Sebelum saling serang meluas hingga kejar-kejaran yang viral itu terjadi, keributan dimulai dari area parkir luar PS Mall.

Dari keributan itu timbul korban luka yakni Rafiq dan Firman (26).

Rafiq mengalami luka tikam parah di bagian salah satu lengannya dan sedang menjalani operasi di RS Siti Khadijah.

Sedangkan Firman mengalami luka ringan di jari tangan dan sudah membuat laporan di Polsek Ilir Barat I serta dimintai keterangan. 
Namun Firman tidak termasuk ke dalam dua kelompok yang terlibat bentrok tersebut.

Lalu berlanjut dan saling serang pun pecah sampai ke Jalan Angkatan 45 yang membuat korban bernama Billy mengalami luka akibat dikeroyok menggunakan sajam sejenis parang.

"Firman itu dia hanya warga biasa, di tengah keributan dia lewat area parkir dan disangka dari salah satu kelompok yang berseteru. Firman ada luka ringan di jari dan sudah lapor ke Polsek Ilir Barat I," tuturnya.

"Korban Rafiq dari ormas Harimau Sumatera Bersatu (HSB), sedangkan korban yang dirawat di RS AK Gani atas nama Billy dari Permaskot," sambungnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved