Bentrok Ormas di Palembang

Dua Kelompok Ormas Bentrok yang Bikin Resah Warga, Ini Komentar Wali Kota Palembang Ratu Dewa

Ormas Bentrok di Palembang, Wali Kota Ratu Dewa Kutuk Kekerasan dan Minta Polisi Bertindak Tegas

Penulis: Arief Basuki | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Arief Basuki
Wali Kota Palembang Ratu Dewa 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyesalkan bentrokan ormas yang menyebabkan korban luka dan keresahan publik.
  • Pemkot mengutuk keras aksi kekerasan dan mendukung langkah tegas kepolisian mengusut kasus tanpa pandang bulu.
  • Pemkot mengimbau ormas dan masyarakat menahan diri serta menyelesaikan konflik melalui jalur hukum dan dialog.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyesalkan terjadinya bentrokan antarorganisasi masyarakat (ormas) di Kota Palembang yang mengakibatkan korban luka-luka serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ratu Dewa menegaskan, Pemerintah Kota Palembang tidak mentolerir segala bentuk kekerasan, terlebih aksi main hakim sendiri yang dilakukan di ruang publik.

“Pemerintah Kota Palembang sangat menyesalkan terjadinya keributan antar kelompok yang mengakibatkan korban luka dan menimbulkan keresahan masyarakat, apalagi sampai ada dugaan penggunaan senjata api dan senjata tajam,” kata Ratu Dewa kepada Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Rabu (8/1/2026).

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat kepolisian untuk mengamankan situasi dan mengusut tuntas insiden tersebut.

“Pemkot mengutuk segala bentuk kekerasan dan tidak akan mentolerir tindakan main hakim sendiri. Kami mendukung penuh langkah cepat dan tegas aparat kepolisian dalam menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Menurut Ratu Dewa, keselamatan warga dan ketertiban kota merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Palembang.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami mengimbau seluruh organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum agar menahan diri, menjaga situasi tetap kondusif, serta menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum dan dialog, bukan kekerasan,” ujarnya.

Ratu Dewa juga menyatakan kesiapan Pemkot Palembang untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

Sementara itu, terkait dugaan bentrokan yang dipicu persoalan lahan parkir, pihak Dinas Perhubungan Kota Palembang hingga kini belum memberikan keterangan resmi.

Baik Kepala Dinas maupun Kepala UPTD terkait belum dapat dikonfirmasi mengenai polemik awal terjadinya bentrokan tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved