Banjir di Palembang

Petugas PUPR Temukan Kursi hingga Helm di Dalam Drainase Jalan Sudirman Palembang

Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang menemukan berbagai benda tak lazim mulai dari kursi, helm

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
Tangkapan Layar
BERSIHKAN DRAINASE - Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang menemukan berbagai benda tak lazim mulai dari kursi, helm, hingga gulungan kabel di dalam drainase Jalan Jenderal Sudirman KM 3, tepatnya di depan kampus IGM, Jumat (24/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang menemukan berbagai benda tak lazim mulai dari kursi, helm kabel di dalam drainase Jalan Jenderal Sudirman KM 3
  • Temuan ini terungkap saat petugas melakukan pembersihan pasca-banjir yang merendam kawasan tersebut pada malam sebelumnya.
  • Selain sampah berukuran besar, petugas juga menemukan tumpukan botol minuman yang menyumbat total aliran air. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang menemukan berbagai benda tak lazim mulai dari kursi, helm, hingga gulungan kabel di dalam drainase Jalan Jenderal Sudirman KM 3, tepatnya di depan kampus IGM, Jumat (24/4/2026). 

Temuan ini terungkap saat petugas melakukan pembersihan pasca-banjir yang merendam kawasan tersebut pada malam sebelumnya.

Selain sampah berukuran besar, petugas juga menemukan tumpukan botol minuman yang menyumbat total aliran air. 

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah personel masih berjibaku membersihkan selokan guna memastikan saluran kembali berfungsi normal.

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Yudha Fardyansyah, mengonfirmasi temuan mengejutkan tersebut. 

"Petugas kami menemukan kursi dan helm di drainase depan IGM. Inilah salah satu penyebab penyempitan saluran air," ujar Yudha, Jumat (24/4/2026).

Yudha menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menetapkan 11 titik rawan banjir sebagai prioritas penanganan utama di Palembang. 

Dari jumlah tersebut, lima titik telah berhasil ditangani melalui normalisasi saluran air. 

Namun, ia menekankan bahwa sedimentasi dan tumpukan sampah sampah rumah tangga maupun benda besar tetap menjadi kendala teknis yang berat.

Kondisi banjir di Palembang sendiri saat ini dipengaruhi oleh faktor kompleks, mulai dari tingginya curah hujan hingga pasang air Sungai Musi yang memperparah keadaan.

"Kami terus bekerja, bahkan hingga lembur pada malam hari. Petugas disiagakan di titik-titik genangan agar bisa langsung bergerak cepat saat air mulai naik," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved