Berita Palembang
Sumsel Bersiap Naikkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan dalam waktu dekat akan menaikkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: tarso romli
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) dalam waktu dekat akan menaikkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor.
Langkah ini merupakan upaya antisipasi dan mitigasi menghadapi musim hujan tahun ini.
"Kita sudah melaksanakan apel siaga menghadapi bencana banjir dan tanah longsor di OKU Selatan. Artinya, kita telah menyiagakan peralatan dan personel untuk menghadapi musim hujan," kata Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan segera menaikkan status siaga darurat tersebut mengingat wilayah Sumsel merupakan daerah yang rawan banjir dan longsor.
"Bahkan sejumlah daerah telah ditetapkan rawan karena kerap terjadi bencana tersebut. Sebenarnya seluruh daerah di Sumsel rawan banjir dan longsor, tetapi yang kita tetapkan ada 11 kabupaten/kota," jelasnya.
Dari belasan daerah rawan itu, baru satu pemerintah daerah yang menetapkan status siaga, yaitu OKU. Ia berharap daerah lain segera menyusul.
"Baru OKU yang menaikkan status siaga, dan kita masih menunggu daerah lain. Karena syarat menetapkan status siaga di tingkat provinsi, minimal harus ada dua kabupaten/kota yang menetapkan status siaga," kata Iqbal.
Ia menambahkan, kenaikan status siaga di daerah sangat memungkinkan dilakukan mengingat informasi dari BMKG menunjukkan bahwa 85 persen wilayah Sumsel sudah memasuki musim hujan. Dengan demikian, potensi banjir dan longsor diperkirakan akan meningkat.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Musik Jidor yang Terancam Punah di Kabupaten Banyuasin, Tak Ada Lagi Generasi Penerus
| Kronologi Tiga Ponsel Siswa SD Negeri 83 Palembang Hilang Saat Yasinan, Dalam Tas Kelas Lagi Kosong |
|
|---|
| Pembelian BBM Subsidi Mobil Pribadi Kini Dibatasi Maksimal 50 Liter per Hari, Berikut Daftarnya |
|
|---|
| Empat Atlet Disabilitas Dapat Reward Pembuatan SIM D1 Gratis di Satpas Polrestabes Palembang |
|
|---|
| Dituduh Selingkuh, IRT di Palembang Dianiaya Suami dengan Senjata Tajam Saat Tidur |
|
|---|
| PLTSa Keramasan Jadi Solusi Sampah Palembang, Siap Olah 1.000 Ton Sampah per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Pj-Gubernur-Sumsel-Agus-Fatoni-saat-berdialog-dengan-pilot-paramotor-BPBD-Sumsel.jpg)