MBG di Palembang
Rahasia Dapur MBG Polda Sumsel, Didinginkan Tempat Khusus hingga Air Diperiksa di Laboratorium
Di Sumatera Selatan, Polda Sumsel mengambil peran langsung dalam mengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Penulis: Rachmad Kurniawan Putra | Editor: Yandi Triansyah
Air yang digunakan untuk mengolah makanan wajib diperiksa di laboratorium untuk memastikan kelayakan konsumsi.
Di dalam dapur, total 47 orang relawan bekerja, terbagi menjadi tim pencuci, tim juru masak, dan tim penyiapan bahan makanan.
Tim juru masak, yang berjumlah 7 orang, dipimpin oleh seorang chef berpengalaman.
Relawan yang direkrut harus melewati serangkaian tes, termasuk kesehatan dan psikotes, dan dipilih berdasarkan keahlian di bidang masak-memasak.
Selain itu, mereka secara rutin menerima pelatihan penjamah makanan dari instansi terkait untuk memastikan mereka paham bagaimana memperlakukan bahan makanan tetap higienis.
Bahkan, proses pencucian wadah makan (ompreng) dilakukan dua kali, yakni dengan air bersih dan air hangat, guna memudahkan pelarutan zat lemak dan menjamin sterilisasi yang lebih baik sebelum digunakan kembali.
| Kisah Tri Yulia Rizki Dirikan Dapur MBG di Palembang, Berawal dari Tekad Turunkan Angka Stunting |
|
|---|
| Ombudsman Sidak MBG di Sekolah Palembang, Menu Minim dan Distribusi Tak Optimal Selama Bulan Puasa |
|
|---|
| MBG di Palembang Tetap Dibagikan Selama Bulan Puasa, Dalam Bentuk Paket Makanan Sehat |
|
|---|
| KPPG Palembang Jelaskan Rincian Anggaran Rp15 Ribu Program Makan Bergizi Gratis |
|
|---|
| Danlanud Sri Mulyono Herlambang Resmikan Dapur 03 SPPG Palembang, Layani 510 Penerima Manfaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/MBG-polda-Sumsel1.jpg)