Berita Pagaralam

Jalan Ambles, Akses Penghubung Dua Desa di Pagar Alam Lumpuh Total, Warga Terpaksa Putar Arah

Akibat jalur tersebut, jaringan irigasi muara reben putus total serta para pengguna jalan terpaksa harus memutar arah

|
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: pairat
Sripoku.com/Wawan Septiawan
CEK JALAN LONGSOR - Walikota Pagar Alam Ludo Oliansyah mengecek lokasi jalan penghubung antara Desa Meringang ke Desa Tebing Tinggi yang longsor akibat curah hujan tinggi tadi malam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Bencana longsor kembali terjadi di Kota Pagar Alam.

Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Dempo Selatan, tepatnya di Kelurahan Lubuk Buntak tepatnya di dusun Tebing Tinggi . 

Longsor ini terjadi diakses jalan penghubung dua desa yaitu Desa Meringang dan Desa Tebing Tinggi.

Akibat longsor ini jalan jadi ambles dan putus total. Kondisi yang tergolong sangat parah ini mengakibatkan akses jalan utama yang menghubungkan Kelurahan Lubuk Buntak dusun Tebing tinggi dengan Kelurahan Perahu Dipo Dusun Meringang Lumpuh total.

Akibat jalur tersebut, jaringan irigasi muara reben putus total serta para pengguna jalan terpaksa harus memutar arah sejauh beberapa kilometer untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka.

Kondisi ini tentunya menambah beban aktivitas masyarakat yang menggantungkan mobilitas pada jalur tersebut.

Anes warga sekitar menyampaikan bahwa dampak longsor sangat mengganggu aktivitas warga. 

"Longsornya besar sekali, badan jalan yang ikut longsor. Warga tidak bisa lewat sama sekali, harus putar arah jauh sekali," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah bersama pihak Dinas PU dan BPBD langsung terjun ke lokasi untuk melihat kondisi jalan longsor tersebut. 

"Kita sudah melihat kondisi tanah longsor yang menyebabkan jalan ambles dan putus. Akibatnya akses jalan penghubung dua Desa jadi lumpuh total," ujar Wako.

Untuk itu Wako meminta Dinas PU bersama BPBD untuk dapat segera melalukan penanggulangan sementara agar akses tersebut tetap bisa dilewati oleh warga. Sembari menunggu perbaikan dari Dinas PU.

"Kita akan lakukan penanggulangan sementara agar jalan ini tetap bisa dilewati oleh warga dua desa ini. Saya juga telah perintahkan dinas PU untuk segera melakukan perbaikan," katanya.(one)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved