Oknum Polisi Aniaya Wanita

Oknum Polisi yang Aniaya Mantan Pacar di Palembang Diperiksa Propam, Kapolrestabes Minta Maaf

Saat ini, oknum anggota yang bersangkutan telah diperiksa oleh Seksi Propam Polrestabes Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Odi Aria
Kolase
WANITA DIPUKUL -- Tangkapan layar video yang merekam peristiwa seorang wanita di Palembang yang menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota polisi di sebuah mobil, Rabu (16/4/2025) (kiri). Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono (kanan). Kapolrestabes minta maaf atas video viral oknum anggota polisi aniaya mantan pacar. 

"Masih kita cek dan pastikan terlebih dahulu kebenarannya," ungkap Kombes Pol Harryo Sugihhartono kepada Sripoku.com melalui sambungan telepon.

Kapolrestabes menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan arogan apabila terbukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggotanya tersebut.

"Nanti akan kami sampaikan informasi lebih lanjut setelah investigasi selesai," katanya.

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun @winalubis7472, terlihat seorang wanita mengenakan pakaian berwarna merah muda berada di dalam mobil.

Namun, seorang pria terlihat menarik tangan dan rambut wanita tersebut secara kasar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa aksi kekerasan tersebut terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, tepatnya di sebuah rumah kos bernama Holau Palembang pada Selasa, 15 April 2025.

Dalam video tersebut, meskipun seorang ibu paruh baya berusaha untuk melerai, pria yang diduga oknum polisi itu justru mengeluarkan senjata api.

Tindakan ini sontak membuat ibu tersebut dan warga sekitar panik hingga berlarian membubarkan diri.

Adegan ini memicu kecaman dari warganet yang menuntut pertanggungjawaban dari aparat terkait.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved