Pilkada Sumsel 2024

Pengamat Politik: Dukungan HAPAL Memperlebar Gap Elektabilitas HDCU dengan MataHati dan E-RA Baru

Bergabungnya Heri Amalindo mendukung HDCU dinilai akan semakin besar terbuka lebar peluang HDCU untuk memenangkan Pilkada Sumsel 2024

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
HANDOUT
Tiga paslongub Sumsel 2024: HDCU (Herman Deru-Cik Ujang), MataHati (Mawardi Yahya-Anita Noeringhati), dan E-RA Baru (Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bergabungnya Heri Amalindo mendukung HDCU (Heri Amalindo-Cik Ujang) dinilai akan semakin besar terbuka lebar peluang HDCU untuk memenangkan Pilkada Sumsel 2024.

Hal ini disebabkan karena adanya alihan dukungan dari Heri Amalindo ke HDCU itu menyebabkan adanya migrasi dari pemilih Heri Amalindo yang tadinya masih belum signifikan memilih Heri Amalindo.

Kemudian dengan adanya Heri Amalindo bergabung dengan HDCU ini akan menyebabkan basis-basis yang ada di Heri Amalindo itu akan beralih.

Pengamat politik Arianto, ST, MT, M.IKOM,Pol mengatakan peralihan inilah sebenarnya kalau dilihat dari data survei yaitu cukup signifikan beralih ke HDCU.

"Karena kami lihat antara Heri Amalindo dengan Herman Deru itu kalau kita simulasikan dalam survei. Kita simulasikan baik dengan  MataHati ataupun E-RA Baru (Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia) itu terlihat sekali bahwa migrasi dari pemilih Heri Amalindo sebagian besar beralihnya itu ke HDCU. Jadi bukan ke MataHati ataupun ke E-RA Baru," ungkap Arianto kepada Sripoku.com, Kamis (29/8/2024).

Di sini Direktur Eksekutif LKPI (Lembaga Kajian Publik Independen) ini melihat terjadi loncatan signifikan kalau dilihat elektabilitas HDCU nanti.

"Nah peluang inilah sebenarnya yang bisa diambil HDCU untuk memperlebar atau membuat gap jarak elektabilitas antara MataHati dengan E-RA Baru ini," kata Iyan. 

Peneliti lembaga  survei LKPI yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) ini menjelaskan dengan adanya E-RA Baru ini sebenarnya tidak begitu signifikan untuk mempengaruhi elektabilitas dengan HDCU atau MataHati.

Ini karena kalau melihat dari lembaga survei yang sudah merilis yaitu termasuk lembaga kredibel yang tergabung dalam PERSEPI itu, peluang dari E-RA Baru itu untuk memecah suara itu sebenarnya kalau dilihat berbasis data survei itu tidak terlihat sama sekali.

Dari pertama sebelum Pilkada dilakukan itu baik setelah menjelang Pilkada ataupun menjelang pendaftaran ini, simulasi-simulasi yang kita lakukan itu memang tidak signifikan E-RA Baru itu untuk menarik pemilih.

Jadi secara elektoral itu peluang-peluang pemilih itu sesudah terkerucut dengan dua nama yakni HDCU dengan MataHati. Namun kami lihat gesekan antara HDCU dengan MataHati kompetisinya itu memang belum begitu signifikan untuk mengejar HDCU.

Terlebih lagi dengan hadirnya E-RA Baru ini. Nah apakah di sini akan terjadi irisan pemilih antara E-RA Baru dengan MataHati di sini juga kami tidak lihat dari data survei karena memang selama kita survei peluang dari E-RA Baru ini masih di bawah dari dua pasangan ini yaitu HDCU dengan MataHati.

Lompatan-lompatan elektabilitas yang diperkirakan nanti begitu besar atau memecah atau misalnya ada yang beralih sebenarnya tidak begitu signifikan terlebih lagi dilihat dari Heri Amalindo sudah bergabung dengan HDCU.

"Artinya peluang memperkuat lokomotif dari HDCU itu untuk memperlebar jarak elektabilitas dengan dua pasangan calon lainnya ini," pungkas lulusan terbaik ilmu komunikasi politik ini dengan lantang.

Herman Deru merasa support Heri Amalindo bersama Popo Ali menjadi suatu yang besar di dalam perjuangan HDCU (Herman Deru-Cik Ujang) memenangkan Pilkada Sumsel 2024 nanti.

"Apalagi Pak Heri tokoh Sumatera Selatan dan sekarang masih menjadi Bupati PALI tentu bukan supleman tapi doping yang memberikan semangat luar biasa, amunisi dalam perjuangan menuju kemenangan Pilkada dengan waktu yang tersisa tinggal 80 sekian hari lagi," ungkap Juru Bicara HDCU, H Alfarenzi Panggarbesi kepada Sripoku,com, Kamis (29/8/2024).

Dalam kesempatan tadi Bupati PALI, Dr Ir H Heri Amalindo MM mengatakan memang Herman Deru menjadi gubernur selama lima tahun sangat memperhatikan pemerataan pembangunan daerah di Sumatera Selatan. 

Khususnya kabupaten PALI begitu merasakan sekali. Perhatian Herman Deru kongkrit sekali betul-betul nyata adalah bagaimana gubernur membangun ruas jalan yang menghubungkan PALI dengan Musi Rawas yang ratusan kilometer dan menelan biaya sekitar Rp 350 miliar lebih.

Ini sangat dinikmati oleh masyrakat PALI pembangunan jalan sepanjang ratusan kilometer itu tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi terbukti juga meningkatkan perekonomian masyarakat di kabupaten PALI.

"Selain dari program-program lain. Intinya Pak Heri sangat sudah merasakan dan mempercayai kepemimpinan Pak HD memang tepat untuk dilanjutkan," kata anggota DPRD Sumsel.

Pria yang akrab disapa Ojik ini kemudian mengatakan Heri Amalindo menitipkan agar di periode kedua Herman Deru agar dapat meningkatkan status jalan yang menghubungkan PALI ke Musi Rawas dan Sekayu itu menjadi jalan nasional.

Sekarang kan jalan provinsi. Kedepan ini dapat diusulkan ke pemerintah pusat untuk dinaikkan statusnya menjadi nasional sehingga Ketika ditingkatkan menjadi jalan nasional, tentu akan lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat. 

Artinya pembangunan jalan itu bisa ditingkatkan. Baik itu diperlebar dan jembatan dibangun.

"Nah kalau itu terjadi, maka PALI akan terbuka dan semakin maju. Kedatangan kita ini di hari terakhir pendaftaran paslongub Sumsel ke KPU. Artinya kita menghormati sekali," pungkasnya. 

arianto dan hd ha
Pengamat politik Arianto, ST, MT, M.IKOM,Pol mengatakan peralihan Heri Amalindo mendukung HDCU sebenarnya kalau dilihat dari data survei yaitu cukup signifikan beralih ke HDCU.

Baca juga: Heri Amalindo Dukung HDCU, Herman Deru Serasa Dapat Doping Jelang Pilkada Sumsel 2024

Di hari terakhir pendaftaran calon gubernur Sumsel di KPU, menjadi momen berarti pertemuan dua tokoh yakni bakal calon gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM ke kediaman pribadi Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM, Simpang Raja, PALI, Kamis (29/8/2024).

Heri yang digadang-gadang berpasangan dengan Bupati OKU Selatan H Popo Ali Martopo B.Commercee ini jelang pendaftaran memutuskan untuk tidak maju di Pilkada Sumsel 2024.

Setelah itu smpat beredar foto pertemuan Heri Amalindo dengan bakal calon gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya, Selasa (20/8/2024) secara tertutup di Sekretariat Palembang Golf Club (PGC), Selasa (20/8/2024) hingga ada spekulasi sinyal dirinya akan bergabung dengan MataHati.

"Pertemuan tadi itu menitipkan program Pak heri Amalindo untuk diakomodir oleh pasangan HDCU. Tentunya program Pendidikan gratis, berobat gratis, infrastruktur, ketersediaan sembako murah, bantuan operasional bagi pesantren," ungkap kuasa hukum Heri Amalindo, Firdaus Hasbullah SH MH kepada Sripoku.com. 

Firdaus yang juga juru bicara Heri Amalindo menjelaskan saat menerima kedatangan mantan gubernur Sumsel 2018- 2023, Heri Amalindo menitipkan program untuk masyarakat dan siap mendukung pemenangan HDCU di Pilkada Sumsel 2024. 

"Jadi kalau program itu sanggup dilakukan maka Insya Allah Pak Heri akan mendukung beliau. Karena mau membawa program itu Pak Heri tidak mencalonkan diri. Batal nyalon," kata Firdaus Hasbullah.

Oleh sebab itulah kepada siapa yang akan berkomitmen terhadap program itu dan Herman Deru mau mendengarkan saran terhadap hal-hal yang menyangkut Sumsel kedepan.

"Pak HD menerima apa yang disampaikan Pak Heri. Berjanji akan merealisasikan seluruhnya,termasuk bantuan desa," tutup Firdaus.

Sementara Juru Bicara Herman Deru, H Alfarenzi Panggarbesi ketika dikonfirmasi membenarkan pertemuan kedua tokoh tersebut di PALI.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved