Bidan ZN di Prabumulih Tersangka

Pakai Bulu Mata Anti Badai, Penampilan Bidan Zainab Tersangka Malapraktik di Prabumulih jadi Sorotan

Penampilan Zainab pelaku malapraktik di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak menjadi sorotan.

Penulis: Edison Bastari | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Edison
Bidan Zainab ketika hendak dilimpahkan Polres Prabumulih ke Kejaksaan Negeri Prabumulih dalam kasus dugaan malapraktik yang menyebabkan pasien meninggal, Rabu (5/6/2024). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Penampilan Zainab pelaku malapraktik di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak menjadi sorotan.

Wanita yang juga menjabat lurah di Prabumulih ini memakai bulu mata anti badai saat kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Prabumulih.

Meski berstatus sebagai tersangka Zainab berpenampilan cetar dengan memakai makeup tebal, pakaian bewarna pink hingga sepatu.

Namun bidan Zainab hanya tertunduk dan tidak memberikan jawaban kepada wartawan ketika dimintai tanggapan terkait kasus yang sedang dihadapinya tersebut.

Bidan ZN sendiri di kalangan pejabat pemerintah kota Prabumulih dikenal modis dan berpenampilan layaknya ibu-ibu pejabat negara.

Dimana pakaian selalu nyentrik, memakai gelang emas hingga tas yang elegan.

"Kalau bidan ZN itu kita lihat sepintas seperti bukan Lurah, penampilannya mewah. Kalau dibanding lurah lain atau kepala dinas perempuan beda banget," ungkap Adi, satu diantara pegawai Pemkot Prabumulih ketika dibincangi, Rabu (5/6/2024).

Untuk diketahui, ejak beberapa bulan terkahir perhatian warga kota Prabumulih tertuju dengan kasus heboh dugaan malapraktik dengan tersangka Bidan Zainab.

Bidan Zainab mendadak menjadi perhatian warga lantaran kasus dugaan malapraktik viral di media sosial dirinya yang merupakan Lurah memberikan layanan kesehatan yang dianggap tidak normal oleh banyak pihak.

Tidak hanya itu, warga dan netizen juga menyoroti bidan ZN yang merupakan lurah ternyata membuka praktik kebidanan di rumahnya.

"Kalau lurah sekaligus buka praktik bagaimana mengurusi warga, wajar selalu jarang di kantor Kelurahan selama ini," ungkap Agus, satu diantara warga.

Agus mengaku, saat ini di lingkungan kelurahan Sindur yang dipimpin bidan ZN dulunya mendadak bersih setelah dipimpin pelaksana tugas (Plt) padahal selama ini semerawut tak terurus.

"Sekarang ini kantor lurah jadi bersih, ada taman di pinggir jalan itu langsung dibersihkan. Kemana lurah selama ini," kata warga itu.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved