Sumsel Blackout

Listrik di OKU Selatan Padam Selama 24 Jam, Warga 'Terisolir' Kehilangan Sinyal Handphone Hilang

Tidak adanya sinyal handphone, membuat masyarakat 'terisolor' lantaran komunikasi jarak jauh masyarakat ke luar terputus karena sinyal jaringan hilang

Tayang:
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Odi Aria
alan nopriansyah/sripoku.com
Listrik kerap padam dalam waktu lama mulai meresahkan warga Kabupaten OKU Selatan, terutama pada malam hari. Tampak warga terpaksa menggunakan lampu teplok ubtuk belajar saat listrik padam. 

SRIPOKU.COM, MUARADUA- Tak hanya berdampak pada fasilitas layanan umum, energi kelistrikan yang padam secara keseluruhan di Kabupaten/Kota di Sumsel cukup terasa oleh sebagian besar masyarakat Kabupaten OKU Selatan.


Gangguan kelistrikan yang disebabkan oleh Transmisi SUTT 275 KV Linggau-Lahat yang berdampak pada sistem kelistrikan di wilayah OKU Selatan sebagai wilayah kerja Sumatera Selatan.


Listrik di wilayah ini padam sejak pukul 09.00 WIB. Hal tersebut membuat layanan jaringan sinyal handphone di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU Selatan hilang.

Tidak adanya sinyal handphone, membuat masyarakat 'terisolor' lantaran komunikasi jarak jauh masyarakat ke luar terputus karena sinyal jaringan ikut hilang.

Baca juga: Ledakan Genset di Lubuklinggau Saat Listrik Padam, Tiga Pegawai Rumah Makan Alami Luka Bakar


Arto, salah seorang warga yang mengeluhkan layanan listrik mengaku memang sudah terbiasa dengan listrik yang padam.

Namun ia menyayangkan listrik padam selama hingga 24 jam di OKU Selatan.

"Mungkin untuk Kabupaten/Kota lainnya belum terbiasa listrik padam. Tapi kita sudah tiap hari.

Baca juga: Layanan Air Bersih di Palembang Terhenti Imbas Sumsel Blackout, PDAM Imbau Pelanggan Hemat Air

Hanya saja kalau listrik padam sinyal ikut hilang tak bisa komunikasi jarak jauh,"katanya, Rabu (5/4/2024).


Sementara, Riko salah seorang warga dari Kisam Raya menuturkan dengan listrik padam dalam waktu seharian membuatnya harus merogoh uang ekstra sebab mengoperasikan mesin genset.


Selaku pengusaha fotokopi ia merugi, dimana dalam 1 jam dapat menghabiskan 1 liter lebih minyak genset agar tetap dipercaya oleh para pelanggan.

Baca juga: PLN Belum Temukan Penyebab Gangguan SUTT 275 kV, 5 Provinsi di Sumatera Terdampak Listrik Padam

"Karena untuk menarik pelanggan, kita gunakan genset, meski harus merugi,"bebernya.


Dirinya berharap, perihal energi listrik yang sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat dapat dioptimalkan oleh perusahaan BUMN tersebut.


"Harapan kita, untuk ULP  PLN Rayon Muaradua maupun Lahat pelayanan dapat dioptimalkan, karena listrik sudah menjadi kebutuhan wajib bagi masyarakat,"terangnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sebagian Wilayah Sumsel Masih Blackout, PLN Targetkan Hari Ini Kembali Normal


Dihimpun, listrik di Kabupaten OKU Selatan baru menyala Rabu (5/6/2024). sekitar pukul 09.30 WIB.

Hal ini membuat sinyal jaringan kembali berfungsi dengan normal.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved