Berita Ogan Ilir

Tol Indralaya-Prabumulih Masih Gratis Libur Nataru 2023/2024, Hutama Karya Imbau Patuhi Tata Tertib

Hutama Karya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku di jalan tol. 

Editor: pairat
Tribun Sumsel/Agung Dwipayana/Instagram @hktolindonesia.
Penampakan ruas Tol Indralaya-Prabumulih, yang masih belum bertarif atau gratis saat libur Nataru 2023/2024. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Hutama Karya memastikan kesiapan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 mendatang.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro memprediksi ada peningkatan Volume Lalu Lintas (VLL) yang akan melintas di JTTS selama libur Nataru 2023/2024.

"Prediksinya (VLL di JTTS) meningkat sekitar 24 persen jika dibandingkan dengan VLL normal," kata Koentjoro melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/12/2023).

Selama arus libur Nataru mendatang, Hutama Karya mengoperasikan sepanjang 589 kilometer JTTS yang terdiri dari sembilan ruas bertarif.

Sembilan ruas tersbut yakni Terbanggi Besar-Kayuagung 189 kilometer, Palembang-Indralaya 21,93 kilometer, Bengkulu-Taba Penanjung 17,8 kilometer, Pekanbaru-Dumai 131 kilometer, Pekanbaru-Bangkinang 31 kilometer.

Kemudian ruas Tol Binjai-Langsa Seksi 1 (Binjai-Stabat) 11 kilometer, Sigli-Banda Aceh (Seulimeum-Blang Bintang) 35,85 kilometer serta dua ruas tol yang berada di Pulau Jawa yaitu Tol JORR-S 14,25 kilometer dan akses Tanjung Priok 11,4 kilometer.

Penampakan kondisi jalan tol Indralaya-Prabumulih.
Penampakan kondisi jalan tol Indralaya-Prabumulih. (HO/Hutama Karya)

Baca juga: Heboh Tarif Tol Indralaya-Prabumulih Capai Rp 104 Ribu Usai Diresmikan, Ini Penjelasan Hutama Karya

Juga termasuk lima ruas yang masih belum bertarif atau gratis yaitu Tol Indralaya-Prabumulih 64,5 kilometer, Binjai-Langsa (Stabat-Kuala Bingai) 8 kilometer, Indrapura-Lima Puluh 15 kilometer, Sigli-Banda Aceh (Blang Bintang-Baitussalam) 12,7 kilometer dan Indrapura-Tebing Tinggi 26,23 kilometer yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (Hamawas).

"Tol Indralaya-Prabumulih di Sumatera Selatan masih gratis, belum diberlakukan tarif," jelas Koentjoro.

Hutama Karya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku di jalan tol. 

Seperti di Tol Indralaya Prabumulih, berkendara dengan kecepatan minimum 60 kilometer per jam dan maksimum 80 kilometer per jam serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat. 

"Apabila lelah, mengantuk, pengguna Tol Indralaya-Prabumulih silakan beristirahat di rest area kilometer 56A (ruas Indralaya menuju Prabumulih) dan kilometer 56B (Prabumulih menuju Indralaya)," pesan Koentjoro.

Tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,5 kilometer mulai beroperasi setelah mendapat Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Kementerian PUPR pada 7 Juli lalu.

Sebulan setelahnya atau pada 30 Agustus lalu, Tol Indralaya-Prabumulih mulai dibuka operasional hingga diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 26 Oktober lalu. 

Presiden Jokowi pun menyebut pembangunan tol yang melintasi wilayah Ogan Ilir, Muaraenim dan Prabumulih tersebut guna memacu pertumbuhan pembangunan dan meningkatkan daya saing ekonomi.

"Tol Indralaya-Prabumulih merupakan bagian dari 2.800 kilometer jalan tol di Sumatera yang sedang dibangun oleh pemerintah," ujar Jokowi saat peresmian ketika itu.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved