Bayi Tertukar di Bogor

Penyebab Siti Tidak Mau Ganti Nama Bayinya Tertukar di Bogor, Ungkap History Mengakar Melalui Mimpi

"Engga akan ganti, tetep nama anak saya Muhammad Rangkuti Galuh," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor dikediamannya di wilayah Kecamatan Ciseeng

Editor: Yandi Triansyah
Tribun Bogor
Siti Mauliah (37) orang tua bayi yang tertukar di Bogor mengaku tidak akan mengganti nama anaknya Sabtu (26/8/2023). 

Namun karena bisa dipercepat sehingga disepakati selama satu bulan.

Selam satu bulan tersebut ada tahapan yang akan dilalui masing-masing bayi tersebut.

Di mana pekan pertama akan dilakukan assesment terkait kesiapan kedua keluarga.

Sedangkan pada pekan kedua akan dilakukan uji coba pertemuan bayi dengan orangtua biologinya masing-maisng setiap hari.

"Di pekan ketiga dan keempat akan ada penempatan di lingkungan baru," kata dia.

Pada pekan terakhir tersebut masing-masing bayi akan menginap dengan orangtua biologis selama 1x24 jam.

"Terakhir akan kita uji coba selama 3x24 jam," kata dia.

Harapannya dengan tahapan tersebut akan terciptanya bonding antara kedua anak dengan orangtua biologisnya.

"Dari uji coba 3x24 jam atau tiga malam, anak ini ada berada satu atap di keluarga barunya," katanya lagi.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan pemahaman terhadap lingkungan baru kepada anak.

"Walaupun baru usia 1 tahun, saya kira masing-masing keluarga punya cara mendekati anak," tandasnya.

Ia pun menyarankan kepada kedua orangtua untuk membawa properti anak masing-masing agar mereka tidak merasa asing.

"Awal oktober mudah-mudahan bisa lakukan perpindahan permanen," ungkapnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved