Bayi Tertukar di Bogor

Ibu Siti Orangtua Bayi Tertukar Sakit Hati dan Mental Terguncang Usai Anak Kandung Ada Dipelukkannya

Inilah kondisi Siti Mauliah orantua bayi tertukar setelah anak kandungnya kembali, merindukan anak asuh hingga merasa depresi.

Penulis: Melati Putri Arsika | Editor: Yandi Triansyah
capture/YouTube/IntensInvestigasi
Siti Mauliah ibu kandung bayi tertukar kini merasa depresi setelah lepas dari anak asuhnya. 

SRIPOKU.COM - Selesainya kasus bayi tertukar di Bogor ternyata tidak berujung manis.

Siti Mauliah selaku orangtua bayi tertukar mengaku depresi setelah anak kandungnya kembali.

Hal itu dirasakan Siti Mauliah ketika beradaptasi dengan anaknya, bayi El.

Wanita berhijab yang kerap disapa ibu Siti ini bereaksi berbeda setelah anaknya ditukar.

Ia yang bersikeras ingin anak kandungnya kembali, kini menunjukkan perasaan sedih.

Kebahagian di awal tidak bertahan lama lantaran ibu Siti rindu dengan anak asuhnya, Galuh.

Baca juga: Video: Momen Haru Hartono Suami Dian Ibu Bayi Tertukar Akhirnya Tersenyum Gendong Anak Kandung

Ia merasa hancur bahkan kehilangan yang amat mendalam ketika bayi Galuh diambil ibu Dian.

Namun ibu Siti harus melepaskan Galuh ke tangan orangtua kandungnya.

Kondisi patah hati dirasakan Siti Mauliah ketika berpisah dengan Galuh.

Bahkan ia mengungkap perasaan sakit hati ketika Galuh bersama ibu Dian.

"Makin kesini kita tuh benar-benar  makin sakit. Kerasa banget sakit hati," ujar Siti Mauliah dikutip Sripoku.com dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (23/9/2023).

Tak hanya sakit hati, Siti Mauliah mengaku dampak luar bisa terjadi pada mental dan batinnya.

"Mental kita terganggu, batin juga terguncang," ungkapnya.

Menyiasati hal itu, Siti Mauliah meminta bantuan pihak dinas kesehatan untuk terapi.

Ia memohon dihadirkan psikolog atau psikiater untuk bisa mendapatkan keadaan tenang.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved