Opini: Akan Kemanakah Kasus Panji Gumilang Bermuara?

"Akan Kemanakah Kasus Panji Gumilang Bermuara ?," tidak seorang pun mampu menjawabnya, selain "tunggu," dan "lihat".

Editor: Bejoroy
Capture SripokuTV
Dasman Djamaluddin SH MHum (Mantan Wartawan Sriwijaya Post, Penulis Biografi dan Sejarawan) 

Oleh: Dasman Djamaluddin
(Mantan Wartawan Sriwijaya Post, Penulis Biografi dan Sejarawan)

SRIPOKU.COM -- SEMUA orang pasti mengikuti kasus Panji Gumilang (PG). Itu sudah pasti, bahkan perkembangan terakhir, ia sudah ditahan pihak kepolisian.

Dalam kasus ini, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut kasus penodaan atau penistaan agama yang dilakukan tersangka PG belum tentu menyesatkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Hal ini ditegaskan Yaqut saat ditanya soal stigma di masyarakat yang memandang Ponpes Al- Zaytun sesat, pasca pimpinannya PG jadi tersangka kasus penistaan agama.

"Kita tunggu. Itu kan sekarang sedang dalam penanganan kepolisian. Itu pasti terkait dengan apa yang disangkakan kepada dia, kepada Panji Gumilang terkait penodaan agama. Itu kan terkait dengan itu," kata Yaqut saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Jakarta, Sabtu, 5 Agustus 2023.

"Nah kita lihat hasilnya benar enggak penodaan agama. Penodaan terhadap agama kan belum tentu penyesatan kan," ujarnya lagi.

Terkait nasib Ponpes Al-Zaytun, Yaqut mengatakan Kementerian Agama sudah melakukan rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga terkait. Kesimpulan rapat menugaskan Kementerian Agama untuk menangani klaster pendidikan yang ada di ponpes itu. Yaqut menegaskan akan melakukan asesmen terhadap setiap pendidik yang ada di lingkungan Ponpes Al Zaytun.

"Jadi semua tenaga pendidik di sana di Al Zaytun akan dilakukan asesmen oleh Kementerian Agama, kemudian dilakukan pendampingan dalam proses pengajarannya. Itu yang ditugaskan kepada Kemenag," ucapnya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Selain itu, Yaqut mengatakan pemerintah juga menjamin hak pendidikan dari para santri dan santriwati dalam Ponpes Al-Zaytun.

Itulah perkembangan terakhir dari Ponpes Al-Zaytun dan pendirinya, PG.

Menjadi Bahan Berita di Luar Negeri
Sejumlah media asing mewartakan penahanan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun PG usai ditetapkan tersangka dugaan penistaan agama.

Berita penahan PG menjadi sorotan lantaran Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, menahan sang pemimpin Ponpes Al-Zaytun gegara penghinaan terhadap agama.

CNN Internasional menyoroti penahanan PG, yang merupakan seorang ulama ditangkap di negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia akibat menistakan agamanya sendiri.

"Seorang ulama Muslim telah ditangkap atas tuduhan penistaan dan ujaran kebencian di Indonesia setelah mengizinkan perempuan untuk berkhotbah dan berdoa di samping laki-laki memicu reaksi di negara mayoritas Muslim terbesar di dunia itu," bunyi kutipan laporan CNN.

Media Hong Kong, "South China Morning Post," juga mewartakan hal serupa dengan judul 'Indonesia Arrests Muslim Preacher Who Allowed Women to Pray Beside Men'.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved