Opini: Sangkarut Ponpes Al-Zaytun Pimpinan Panji Gumilang

Al Zaytun adalah program dari Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah 9 untuk kaderisasi pendidikan formal Al Zaytun.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Bejoroy
Capture SripokuTV
Dasman Djamaluddin SH MHum (Mantan Wartawan Sriwijaya Post, Penulis Biografi dan Sejarawan) 

Oleh: Dasman Djamaluddin SH MHum
(Mantan Wartawan Sriwijaya Post, Penulis Biografi dan Sejarawan)

NAMA lengkapnya, Prof. Dr. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, M.P. biasa dipanggil Panji Gumilang pendiri Yayasan Pesantren Indonesia untuk kemudian membangun Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun. Pesantren itu berdiri pada 13 Agustus 1996. Sedangkan usia Panji Gumilang sebentar lagi, 30 Juli 2023, genap 77 tahun, karena ia lahir, 30 Juli 1946. Sangkarut Ponpes Al-Zaytun sudah merebak ke mana-mana, bahkan terakhir Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap tiga masalah yang diduga terjadi di Ponpes Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, salah satunya soal dugaan pidana.

Mahfud mengaku baru mendapat laporan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait investigasi di pesantren dan laporan yang masuk ke Kemenko Polhukam. "Ada dugaan kuat telah terjadinya tiga masalah. Pertama terjadi tindak pidana," kata Mahfud saat konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Sabtu, 24 Juni 2023. Mahfud mengklaim dugaan tindak pidana sangat jelas. Unsur-unsur tindak pidana ini juga sudah diidentifikasi dan proses selanjutnya adalah pemanggilan pihak terkait untuk dimintai klarifikasi. Mahfud tak menjelaskan lebih rinci tindakan pidana yang dimaksud.

Mahfud lantas menjelaskan masalah kedua terkait masalah administrasi. Ia memastikan Yayasan Pendidikan Islam (YPI), yang menaungi Al-Zaytun, akan dikenai sanksi. "Ini akan dilakukan tindakan hukum administrasi terhadap YPI yang mengelola pondok pesantren Al-Zaytun dan madrasah yang dikelola," ujarnya.

Panji Gumilang Dilaporkan ke Bareskrim
Namun, kata Mahfud, tindakan administrasi itu tetap mengutamakan hak dan kepentingan murid yang belajar di sekolah tersebut. Pemerintah akan menyiapkan langkah untuk mereka terlebih dahulu, jika tindakan hukum administrasi betul-betul ditempuh. Masalah selanjutnya menyangkut Al-Zaytun adalah soal keamanan. Mahfud mengatakan Ridwan Kamil dan pihak berwenang di Jawa Barat akan menangani masalah tersebut. "Tindakan ketiga, menjaga kondusifitas, menjaga ketertiban sosial dan keamanan," ucap Mahfud.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Pesantren Al Zaytun menjadi sorotan lantaran diduga mengajarkan ajaran menyimpang. Pesantren ini terus menjadi pembicaraan sejak beredar video saf salat Ied campur antara perempuan dan laki-laki pada April lalu. Selain itu, pimpinan Ponpes Panji Gumilang sempat menyanyikan lagu 'Havenu shalom alachem'.

Dalam beberapa pemberitaan, Panji juga mengisyaratkan membolehkan santri putri menjadi khatib Salat Jumat. Panji Gumilang pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu tersebut telah bertemu dengan tim investigasi gabungan bentukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Jumat, 23 Juni 2023.

Usai pertemuan, Panji irit bicara saat ditanya wartawan dan segera naik mobil yang terparkir di Gedung Sate. Tak banyak kata yang diucap Panji Gumilang saat keluar dari ruang rapat. Meski diberondong sejumlah pertanyaan wartawan, pemimpin Ponpes Al-Zaytun itu hanya melambaikan tangan dan mengucapkan sejumlah kalimat normatif. "Semuanya sudah selesai," kata Panji Gumilang.

Di sisi lain, Ketua Forum Advokat Pembela Pancasila Ihsan Tanjung melaporkan Panji Gumilang terkait kasus dugaan penistaan agama ke Mabes Polri. Ihsan mengatakan, pelaporan tersebut sengaja dilakukan pihaknya lantaran beberapa pernyataan Panji dinilai telah masuk dalam kategori penistaan agama. "Jadi hari ini kami datang ke Bareskrim untuk menyampaikan laporan polisi, karena kami tidak mau ini terus-terusan menjadi polemik," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat, 23 Juni 2023.

Keputusan Final Belum Dijatuhkan
Bagaimana pun keputusan final terhadap Pimpinan Ponpes Al- Zaytun belum dikeluarkan. Juga sebelum bekekuatan hukum, semua pihak boleh saja membela diri. Itulah yang dilakukan adik keluarga pemimpin pondok pesantren Al Zaytun di Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Abdul Wahib, adik Panji Gumilang menyebut bahwa berita yang menerpa kakaknya sebagai fitnah. "Banyak fitnah. Banyak video yang dipotong-potong diberitakan tidak benar, disampaikan tidak benar," kata Abdul Wahib adik Panji Gumilang saat ditemui awak media di kediamannya, Sabtu, 24 Juni 2023.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/

Menurut Abdul Wahib, pemberitaan ajaran menyimpang di Ponpes Al Zaytun adalah fitnah. Menurutnya, pemberitaan ajaran menyimpang di pondok pesantren Al Zaytun adalah fitnah. Orang-orang bisa melihat pribadi Panji Gumilang. Tidak seperti yang ramai dibicarakan selama ini. "Dia sejak kecil seorang pendidik. Pejuang di dunia pendidikan," kata dia. Diketahui Abdussalam Panji Gumilang asli Gresik. Tinggal di Dusun Siraman RT 01/RW 01, Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Dia merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Tinggal di rumah berukuran 10×50 meter. Rumah luas itu terlihat sederhana. Masih didominasi kayu tua persis seperti bangunan saat awal berdiri.

Sementara itu, Abdul Wahib, adik Panji Gumilang menyebut banyak informasi yang tidak benar tentang kakaknya. "Banyak fitnah. Banyak video yang dipotong-potong diberitakan tidak benar, disampaikan tidak benar," kata adik Panji Gumilang saat ditemui di kediamannya, Sabtu, 24 Juni 2023. Menurutnya, pemberitaan ajaran menyimpang di pondok pesantren Al Zaytun adalah fitnah. Orang-orang bisa melihat pribadi Panji Gumilang. Tidak seperti yang ramai dibicarakan selama ini. "Dia sejak kecil seorang pendidik. Pejuang di dunia pendidikan," kata dia.

Diketahui Abdussalam Panji Gumilang asli Gresik. Tinggal di Dusun Siraman RT 01/RW 01, Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Dia merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Tinggal di rumah berukuran 10×50 meter. Rumah luas itu terlihat sederhana. Masih didominasi kayu tua persis seperti bangunan saat awal berdiri. Bagaimana pun juga, Polres Indramayu mulai selidiki dugaan adanya unsur pidana dalam aktivitas di Ponpes Al-Zaytun. Yang jelas, sewaktu Panji Gumilang berhadapan dengan Tim Investigasi, ia tidak berani menjawab pertanyaan dan minta waktu untuk menyusun jawaban.

Buat saya, apa yang dilakukan Panji Gumilang sah-sah saja. Ia akan menyusun jawaban sebaik mungkin, karena yang kita saksikan selama ini di depan hakim, kedua pihak yang bersengketa, ingin sama-sama benar. Tetapi yang muncul kemudian, hanya satu orang yang bisa dikatakan benar. Berbagai aksi unjuk rasa pun sudah terjadi di Ponpen Al-Zaytun untuk meminta Panji Gumilang diadili. Pusat pembuatan kapal tradisional milik Pondok Pesantren Al Zaytun di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pun telah disegel pemerintah. Sudah sejak tahun lalu seluruh aktivitas dihentikan, karena belum lengkapnya proses perizinan.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Perlu juga menelusuri berdirinya Ponpes Al-Zaytun ini. Dikutip dari VIVA.co.id pada hari Sabtu, 10 Juni 2023, artikel yang berjudul: "Begini Perjalanan Awal Ponpes Al-Zaytun Didirikan," dijelaskan, Ponpes Al- Zaytun Indramayu terkenal dengan kemegahan dan mewahannya, serta sering dikaitkan dengan kontroversi.

Saat pertama kali berkunjung ke sana, bahkan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan bahwa itu "bagaikan kota di tengah hutan." Setelah pembebasan lahan selesai, Yayasan Al-Zaytun didirikan pada 2 Januari 1994. "Pondasi pertama diletakkan tahun 1996, tahun 1999 diresmikan oleh Presiden BJ Habibie," kata Imam Supriyanto. , Imam menjelaskan, Al Zaytun adalah program dari Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah 9 untuk kaderisasi pendidikan formal Al Zaytun.

Waspada NII
Indonesia pernah berduka. Rentetan teror terjadi di bumi pertiwi ini. Dari Jakarta, Surabaya hingga Riau. Ketika di Riau inilah terungkap jelas, bahwa pelakunya kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang berafiliasi ke Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Sudah tentu kita berharap, pihak keamanan waktu itu mampu meredam masalah ini, mengatasi dan tidak membiarkan para teroris hidup di bumi yang kita cintai ini.

Memang dari konferensi pers yang dilakukan pada waktu itu, Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri Jakarta dijelaskan bahwa kelompok yang melakukan teror bukan Jaringan Teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) , tetap dilakukan NII yang berafiliasi dengan ISIS Dumai.

Sudah tentu berbicara tentang NII, kita ingat tentang Sujamardji Marijan (SM) Kartosuwiryo yang pada 7 Agustus 1949 memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII), juga berikut melahirkan UUD NII. Juga memiliki pasukan sendiri yang disebut Darul Islam Tentara Islam Indonesia (DI TII) dan tidak hanya berada di Jawa Barat, juga berkembang ke Aceh dan Sulawesi Selatan.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Di masa, Presiden Soekarno, ia bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menumpas gerakan ini. Perbuatan SM Kartosuwiryo dikategorikan sebagai makar dan akhirnya ia ditangkap pada tanggal 4 Juni 1962. Sekaligus mengakhiri perjuangannya di Jawa Barat selama 13 tahun (1949-1962). Selama dua bulan ia diinterogasi dan pada 18 Agustus 1962, SM Kartosuwiryo dihukum mati.

Sekarang masih ada pihak-pihak atau kelompok yang ingin menghidupkan ide NII itu. Bahkan berafiliasi dengan ISIS yaitu Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Sejauh yang saya lihat ketika di Irak pada tahun 2014, kekuatan ISIS itu sudah mulai pudar. Apalagi di tahun terakhir ini kekuatan ISIS di Suriah pun semakin tersudut. Itu sebabnya kenapa warga Indonesia yang pernah direkrut ISIS sudah kembali lagi ke Indonesia.

Saya pernah berpikir, apa pekerjaan mereka di tanah air? Di Irak atau di Suriah, memang mereka dilatih membuat bom dan angkat senjata. Ini mungkin pekerjaan rumah kita, agar mereka terputus sama sekali dengan jaringan ISIS, baik di Irak dan Suriah.

Pembinaan kepada mantan anggota ISIS perlu terus kita lakukan. Masukan-masukan yang selama ini diterima di Irak dan Suriah di mana membunuh itu akan masuk surga tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Salah satu contoh yang menarik adalah ketika sahabat Nabi Muhammad SAW, yaitu Umar ra, memasuki Jerusalem, ia tidak merusak tempat peribadatan agama lain. Di sinilah tercipta saling menghargai di antara berbagai agama. Hal ini perlu dipahami oleh pengikut ISIS yang berasal dari Indonesia.

Antek Israel?
Berdasarkan data dari Sumeks.Co, isu berhembus pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, antek Israel, seperti mendekati kenyataan. Panji Gumilang ingin bersaudara dengan Zionis itu.

Dalam sebuah video beredar di media sosial, Panji Gumilang terlibat percakapan dengan seorang berkepala botak. Laki-laki itu diperkirakan merupakan warga Israel. Dengan menggunakan bahasa Arab, Panji Gumilang pun menyampaikan niatnya kepada laki-laki itu.

Update COVID-19 25 Juni 2023.
Update COVID-19 25 Juni 2023. (https://covid19.go.id/)

Panji Gumilang mengklaim seluruh jajaran Pondok Pesantren Al Zaytun berkeinginan membuka hubungan persaudaraan dengan Israel. Jika benar, bukankah tindakan Panji Gumilang bertentangan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi yang menegaskan pemerintah hingga kini tak memiliki niatan untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Retno mengatakan, pernyataan tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo sehubungan dengan isu Indonesia yang akan menormalisasi hubungan dengan Israel. "Hingga saat ini tidak terdapat niatan Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," ujar Retno dalam konferensi pers virtual, Rabu, 16 Desember 2020. Retno mengatakan bahwa hingga kini Indonesia tetap memberikan dukungan besar terhadap kemerdekaan Palestina.***

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved