Buya Menjawab
Sedekah Ruwah di Bulan Syakban
Seorang lelaki bertanya tentang ibunya telah meninggal, "apakah ada manfaatnya apabila saya bersedekah atas nama ibuku". Jawaban Rasul SAW ada manfaat
Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Ayat ini menyatakan bahwa seorang anak dapat masuk surga karena amal baik ayahnya. Ikrimah mengatakan bahwa tidak sampainya pahala (yang dihadiahkan) hanya berlaku dalam syari'at Nabi Ibrahim as. dan Nabi Musa as. Sedangkan untuk ummat Nabi Muhammad Saw. mereka dapat menerima pahala amal kebaikannya sendiri atau amal kebaikan orang lain" (Al-Futuhat Al-Ilahiyyah, Juz IV, hal 236).
Mengenai menghadiahkan bacaan al-Quran kepada mayit, do'a istigfar sedekah dan ibadah badaniyah seperti puasa, haji buat orang yang telah meninggal bukanlah bid'ah tetapi ijma' Ulama berdasarkan Qur'an dan hadits Rasulullah Saw. Yang dipahami secara cermat dan dengan ilmu yang proporsional berikut kutipan tulisan Prof. DR. Wahbah Zuhaili; "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdo'a: "Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami…" (QS.59.Al Hasr:10) "Mohon ampunlah untuk dosamu dan untuk orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan." (QS. 47 Muhammad:19)
Dari kutipan di atas dapat dipahami bahwa,Nabi Muhammad saw. mendo'akan Abu Salamah ketika sudah meninggal dunia, dan setiap mayit wajib dishalatkan. Seorang lelaki bertanya tentang ibunya yang telah meninggal, "apakah ada manfaatnya apabila saya bersedekah atas nama ibuku". Jawaban Rasul saw "Ia" ada manfaatnya.
Demikian penjelasan singkat, jika ingin rinci, silahkan baca buku APA YANG DAPAT DILAKUKAN KELUARGA BUAT ORANG YANG SUDAH MATI, EDISI REVISI CET.KE IV RAFAH PRESS 2018. PENULIS SYARIFUDDIN YA’CUB. (dapat diperoleh di BIRO KONSULTASI AGAMA MASJID AGUNG) (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ruwahan_20180422_115555.jpg)