Berita Muaraenim
Pekerjaan Tidak profesional, Perusahaan dan Personal Rekanan Proyek di Muara Enim Diblacklist
"Tim sudah turun memantau pekerjaan proyek fisik dan selama 24 jam akan terus dipantau progres pekerjaannya,” ujar Pj Sekda Muara Enim H Riswandar.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Ahmad Farozi
"Jika pekerjaannya tidak selesai atau asal-asalan perusahaan dan personal kita putus kotrak dan blacklist," katanya.
Terkait realisasi keuangan, harus sesuai kegiatan fisik dilapangan.
Sehingga pembayaran proyek harus disesuaikan dengan fisik yang dikerjakan.
Untuk itu, pihaknya meminta seluruh kepala OPD untum mengevaluasi kondisi fisik dilapangan bagi yang ada fisik maupun keuangannya.
Ketua Gapensi Muara Enim, Akhmad Imam Mahmudi meminta, Pemkab Muara Enim mengevaluasi kontraktor yang pekerjaan fisiknya tidak capai target.
Bagi rekanan yang wanprestasi, ada hukuman atau punishmen yang harus diterima.
Kalau memang kesalahan kontraktor, maka wanprestasi harus dibayar dengan punishmen.
Dan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa proyek-proyek yang memang disengaja dimainkan.
Baik perusahaannya maupun personal kotraktornya demi kebaikan bersama dalam membangun Kabupaten Muara Enim.
"Kita minta bupati dan OPD memblacklist perusahaan dan personal bagi rekanan yang wanprestasi," katanya.
"Serta juga harus berani melakukan evaluasi bagi OPD yang mengelola anggaran teknis karena selalu menimbulkan permasalahan,” tegasnya.