Liputan Khusus

Pemudik Mobil Pribadi Wajib Waspada Kondisi di Jalinteng dan Jalintim. Kondisi Jalan Mulus dan Rusak

Di Sumsel, Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) diperkirakan tetap menjadi favorit untukmeski sudah ada ruas jalan tol.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Sriwijaya Post, Minggu (23/4/2022) 

PALEMBANG, SRIPO -- Arus mudik Lebaran 2022 mendekati puncaknya, apalagi sudah diperkirakan Idul Fitri atau 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada 2 Mei mendatang. Seiring hal itu, kepadatan arus mudik melalui jalur darat semakin meningkat, apalagi pemerintah sudah mengizinkan masyarakat untuk mudik.

Di Sumsel, Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) diperkirakan tetap menjadi favorit untuk dilewati meski sudah ada ruas jalan tol, khususnya ke arah Lampung. Untuk itu saat ini dua ruas jalan tadi terus dikebut perbaikannya mengingat arus kendaraan semakin meningkat menjelang Idul Fitri.

Tim Liputan Mudik Sripo - Tribun Sumsel beberapa hari menelusuri ruas jalan di Jalintim dan Jalinteng yang diperkirakan menjadi jalur pemudik via darat atau kendaraan pribadi. Hasil penelusuran tersebut bisa disimak dalam Liputan Khusus Mudik Lebaran 2022 berikut.

Tim Liputan Mudik memulai perjalanan dengan mobil dari Kota Palembang ke arah Kabupaten Banyuasin. Untuk ruas jalan dari Palembang sampai ke Kabupaten Banyuasin umumnya cukup baik, meski dibeberapa titik ada lubang dan memerlukan tindakan perbaikan.

Namun kondisi berbeda saat menyusuri jalan dari Kabupaten Banyuasin hingga ke Musi Banyuasin. Banyak titik kerusakan badan jalan yang cukup parah. Meski saat ini tengah diperbaiki, namun dibutuhkan percepatan penyelesaian sebelum puncak arus mudik tiba beberapa hari lagi.

Apalagi dari Kecamatan Betung, Banyuasin hingga Kota Sekayu, Musi Banyuasin sangatlah banyak jalan yang mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerusakan bervariasi mulai dari aspal jalan terkelupas, bergelombang hingga berlubang.

Tim Liputan Mudik Sripo - Tribun Sumsel menjupai kerusakan jalan yang cukup parah di wilayah Kelurahan Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin. Kondisi jalan yang menikung dan lebar jalan yang cenderung sempit mengharuskan setiap pengendara harus benar-benar berhati-hati ketika melintas diwilayah tersebut.

Sering Tabrakan
Satryo (45), seorang warga Kayuara Kuning menceritakan, dalam beberapa bulan belakangan sering terjadi perisitiwa kecelakaan diwilayah tersebut. "Sering terjadi tabrakan, apalagi dengan kondisi jalan yang banyak lubang membuat pengemudi memilih jalan yang lebih baik," ujar Satryo.

Mobil yang melintas kerap nyaris bertabrakan, bahkan ada yang benar-benar bertabrakan. Hal itu karena mobil berjalan dengan cara zig-zag menindari lubang di badan jalan.
Titik-titik kerusakan memang tengah dalam perbaikan, sebab tidak jauh jaraknya, sekitar 3 kilometer, tim melihat pengerjaan perbaikan.

Herman, pengawas pengerjaan perbaikan jalan menuturkan sudah sekitar sebulan bekerja. "Perbaikan memang difokuskan pada titik-titik jalan yang berlobang saja," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved