Berita Kriminal

Anak dan Istrinya Meringkuk di Sel Tahanan, Polisi Imbau Pengedar Sabu di Muratara Menyerahkan Diri

Oskar bernasib baik karena saat anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Muratara menggerebek kediamannya, ia sedang tidak berada di ruma

Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Rahmat
Tersangka Erison (21) dan ibunya Leni (43) diamankan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Muratara. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Polisi kini masih terus berupaya mencari Oskar yang diduga penjual sabu di Desa Beringin Sakti, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).


Oskar bernasib baik karena saat anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Muratara menggerebek kediamannya, ia sedang tidak berada di rumah. 


Penggerebekan itu terjadi pada Rabu (23/3/2022) sekira pukul 14.30 WIB.


"Masih usaha, yang bersangkutan masih kita cari," kata Kasat Narkoba Polres Muratara, AKP Ahmad Fauzi, Sabtu (26/3/2022). 


Ia berharap ada informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka Oskar.


Tetangga di sekitaran rumah Oskar juga diharapkan dapat memberi tahu kepolisian bila yang bersangkutan pulang.


Oskar pun diminta menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya bersama istri dan anaknya. 


"Begitu ada informasi tentang keberadaannya, atau ada info dia pulang, maka kami akan melakukan penangkapan," kata Ahmad Fauzi. 


Saat penggerebekan di rumah tersangka, polisi hanya bertemu dengan Erison (21) dan Leni (43) yang merupakan anak dan istri Oskar.


Polisi membawa keduanya ke Mapolres Muratara karena diduga ikut terlibat dalam bisnis haram jual beli narkoba jenis sabu-sabu. 


Hal itu diketahui dari interogasi polisi terhadap ibu dan anak tersebut, bahwa mereka mengetahui tersangka Oskar berjualan sabu.


Bahkan bila Oskar sedang tidak berada di rumah, mereka yang melayani pembeli sabu yang datang ke rumahnya.


"Karena mereka mengetahui, bahkan ikut melayani orang yang mau beli sabu saat Oskar tidak ada di rumah, maka keduanya kami amankan ke Mapolres," ujar Ahmad Fauzi.


Soal alasan istri dan anak Oskar yang membiarkan kepala keluarga itu bisnis narkoba, polisi masih mendalaminya. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved