Tim Uji Coba Umrah di Masa Pandemi Diterbangkan ke Ketanah Suci

Tim advance dari kelompok Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi melaksanakan umrah perdana

Penulis: Husin | Editor: adi kurniawan
Handout
Calon jemaah umrah dari Biro Perjalanan Haji dan Umrah BM Grup melaksanakan manasik di komplek Asrama Haji Palembang untuk persiapan rencana keberangkatan 17 Januari 2022 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah menerbangkan tim advance dari kelompok Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi untuk melaksanakan umrah perdana, Kamis (23/12/2021) malam.

Sebanyak 25 orang mewakili lima asosiasi PPUI, yaitu Ampuh, Amphuri, Asphuri, Asphurindo, dan Himpuh.

Dari jumlah itu, seharusnya ada perwakilan Kota Palembang yang diusulkan untuk bergabung, ternyata belum diizinkan.

"Mohon doanya, Kamis malam tim advance ini untuk mencoba sistem dan orang-orangnya terpilih."

"Untuk trial dan error terkait dengan sistem yang dibuat oleh pemerintah antara Siskopatuh, pedulilindungi dan Tawakalna," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Firman M Nuh saat memberikan informasi kepada Sripoku.com, Kamis (23/12/2021) pukul 15.00.


Dikatakan, pemberangkatan awal ini sebagai tindak lanjut atas permintaan pihak asosiasi travel kepada Kemenag agar tetap memberangkatkan jamaah di masa pandemi.

Hal tersebut guna memberikan informasi kepada masyarakat baik terkait umrah di masa pandemi maupun ketentuan baru yang diterapkan di Saudi.

"Kalo ditunda justru menjadi polemik karena kenapa berangkat ke luar negeri boleh tapi umrah gaboleh."

"Umrah belum siap semuanya kalau dalam jumlah besar, kalau belum siap dalam jumlah kecil saja termasuk yang berangkat perdana sekarang," katanya.

Dikatakan Firman, AMPHURI mengirimkan lima orang pengurus, kelima orang tersebut, lanjut Firman, terdiri dari Wakil Ketua Umum Azhar Ghazali, Wakil Sekretaris Jenderal Rizky Sembada, Ketua Bidang Haji Ismail Adhan, Wakil Ketua Bidang Hubungan antar Lembaga Syaiful Bahri dan Ketua Koperasi Amphuri Bangkit Melayani Amaluddin Wahab. 

Keberangkatan tim ini untuk mengemban misi khusus yang akan menguji coba umrah dengan berbagai regulasi yang diberlakukan oleh Arab Saudi maupun Indonesia, termasuk konektivitas sistem dan teknis aplikasi pelaksanaan umrah kedua negara.


“Jadi, jika keberangkatan tim ini dinyatakan berhasil, maka akan dilanjutkan keberangkatan para pimpinan PPIU yang sebelumnya sudah dijadwalkan, namun ditunda lantaran kebijakan pemerintah Indonesia, baru setelah itu kami akan bisa memberangkatkan jamaah umrah di awal tahun nanti,” ujar Firman.


Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Umum AMPHURI, Azhar Ghazali yang ditunjuk sebagai ketua tim AMPHURI saat berada di  Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, memastikan tim advance mitigasi sistem umrah ini terdiri dari owner PPIU sekaligus pengurus asosiasi.

Azhar menyebutkan bahwa proses dan tahapan yang dilalui oleh seluruh tim advance dimulai sejak karantina dan screening kesehatan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Kemudian, setiba di Saudi nanti akan menjalani karantina selama tiga hari dan tes PCR di Jeddah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved