Breaking News:

Dugaan Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

Tiga Kali Sudah Seorang Profesor Sekaligus Mantan Ketua MK Mangkir Jadi Saksi Masjid Raya Sriwijaya

JPU Kejati Sumsel mengungkap ada satu nama yang sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan untuk menjadi saksi di sidang Masjid Raya Sriwijaya.

Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/CHAIRUL NISYAH
JPU Kejati Sumsel, M Naimullah SH MH saat dikonfirmasi awak media di sela istrahat sidang, Selasa (14/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - JPU Kejati Sumsel mengungkap ada satu nama yang sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan untuk menjadi saksi di persidangan dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya.

Saksi yang ternyata pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi itu terakhir juga tidak datang pada sidang yang digelar Selasa (5/10/2021).

Sidang ini digelar untuk empat terdakwa, yakni Eddy Hermanto, Syarifuddin, Dwi Kridayani, dan Yudi Arminto yang digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

Dia adalah Jimly Asshidqie.

Jimly Asshidqie saat ini merupakan anggota DPD RI yang pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Dirinya sudah dipanggil oleh Kejati Sumsel sebagai saksi sebanyak tiga kali.

Hal tersebut dikatakan oleh Jaksa Penuntut Umum, Naimullah SH MH, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (5/10/2021).

"Dari sebelas saksi yang direncanakan hadir, terkonfirmasi ada tiga saksi yang tidak dapat hadir di persidangan untuk empat terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya," ungkap Naimullah.

Naim menjelaskan, ketiga saksi yang tidak hadir tersebut, yakni Dr Marjan Iskandar, Ir M Syafri HN tidak bisa hadir ada keterangannya yakni sakit, tapi untuk saksi Prof. Dr Jimly Asshidqie SH tidak hadir dan tanpa keterangan.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved