Breaking News:

Daftar PPKM di Sumsel

Soal Status PPKM di Sumsel, Gubernur Herman Deru belum Terima SK: Tetap Jangan Lalai

Untuk di Sumatera Selatan (Sumsel) menurut Dinas Kesehatan Sumsel sudah di level 3-1. Untuk di Sumsel hanya Prabumulih yang level 3.

Editor: Refly Permana
dokumen sripoku.com
Gubernur Sumsel, Herman Deru. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah telah resmi memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari tanggal 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Untuk di Sumatera Selatan (Sumsel) menurut Dinas Kesehatan Sumsel sudah di level 3-1. Untuk di Sumsel hanya Prabumulih yang level 3. Sedangkan Palembang level 2. 

Menurut Gubernur Sumsel, Herman Deru, bahwa semalam dia sudah dengar di televisi ada pengumuman bahwa PPKM diperpanjang.

"PPKM diperpanjang, untuk itu kita tunggu surat keputusan (SK) resminya, karena saya belum dapat itu," kata Deru saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (21/9/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, apa sih yang diubah untuk PPKM saat ini, apakah ada kelonggaran ataukah ada pengetatan. 

"Kita tunggu dulu SK nya karena saya belum dapat. Rasanya PPKM ini esensinya untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, agar tetap tata pada protokol kesehatan (Prokes)," katanya.

Sementara itu ketika ditanya bahwa Sumsel sudah di level 3-1, dan hanya Prabumulih yang level 3. Sedangkan Palembang level 2. 

"Alhamdulillah artinya kesadaran masyarakat semakin tinggi tapi jangan lalai. Saya selalu mengingatkan jangan lengah," kata Deru singkat.

BREAKING NEWS: Ini Daftar Level PPKM di Sumsel Per Daerah, Tak Ada Lagi Level 4, Palembang Turun

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumsel, Fery Yanuar, untuk di status PPKM di Sumsel per daerahnya ada di level 3 hingga 1.

Menurut Fery, meskipun level sudah turun diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, tidak berkerumun, membatasi mobilitas dan jaga jarak.

Tujuannya, agar kasus Covid-19 tidak kembali meningkat. 

"Kalau melihat perkembangan kasus Covid-19 di Sumsel, alhamdulillah melandai. Bahkan bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit yang ada di Sumsel turun," katanya, Selasa (21/9/2021).

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved