Breaking News:

Berita OKI

Posting Hape Curian di Facebook, Pemuda di OKI Ini Terpaksa Berurusan Dengan Polisi

Tim Macan Komering Polres Ogan Komering Ilir berhasil mengungkap kasus pencurian telepon genggam (handphone) di pasar Shoping kecamatan Kota Kayuagung

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/NANDO
Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto didampingi Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto (kanan) dan Ipda Rio Trisno (kiri) saat menunjukkan sebilah pisau yang digunakan tersangka Alim (36) dalam melancarkan aksinya, Rabu (15/9/2021) siang. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Tim Macan Komering Polres Ogan Komering Ilir berhasil mengungkap kasus pencurian telepon genggam (handphone) di pasar Shoping kecamatan Kota Kayuagung, milik seorang ibu rumah tangga.

Dalam press release yang digelar di Mapolres OKI, disebutkan bahwa korban yang bernama Tinta Lestari (22) warga kelurahan Cinta Raja kecamatan Kayuagung merasa kehilangan HP saat berbelanja di pasar Shoping Kayuagung pada Minggu (29/8) lalu.

"Saat sedang berbelanja, korban baru menyadari bahwa HP merk realme 7 miliknya yang disimpan di dalam tas selempang warna abu-abu muda telah hilang kemudian melapor kepada petugas keamanan terdekat," ungkap Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto didampingi Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto saat menggelar press release, Rabu (15/9/2021) siang.

Dilanjutkannya, karena tidak mengetahui siapa yang menjadi terduga pelaku dan minimnya informasi maka proses pengungkapan pun berjalan cukup lama.

"Hampir satu bulan lamanya, akhirnya posisi HP milik korban menemukan titik terang. Tepatnya pada Selasa tanggal 14 September 2021 sekira pukul 14.00 WIB, adik ipar korban melihat postingan jual beli di facebook menawarkan handphone yang persis seperti milik korban," bebernya.

Kemudian, adik ipar korban mengajak penjual handphone tersebut untuk melakukan transaksi dan bertemu secara langsung.

Baca juga: Curah Hujan Makin Meningkat, BPBD OKI Waspada: Siapkan Peralatan Hadapi Bencana

"Adik ipar korban berpura-pura menjadi calon pembeli dari HP tersebut dan mengajak penjual untuk ketemuan,"

"Mereka sudah merasa sangat yakin jika HP tersebut milik korban sehingga ingin menjebak dan menangkap terduga pelaku," tuturnya.

Masih kata Kapolres, saat bertemu ternyata dugaan adik ipar korban benar adanya sehingga langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Penjual handphone yang diketahui bernama Alim (36) warga desa Pedamaran kecamatan Pedamaran berhasil diamankan oleh tim opsnal satreskrim Polres OKI," ucapnya.

Kepada korban akan dijerat pasal 362 kuhpidana dengan hukuman penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun.

"Kami juga mengamankan barang bukti berupa satu unit HP milik korban lengkap dengan kotak dan nota pembeliannya, serta satu buah tas selempang warna abu-abu muda," pungkasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved