Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Pembelajaran Tatap Muka Sudah Digelar di Sumsel, Gubernur Herman Deru Tak Ingin Kecolongan

Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat ini fokus pada pembelajaran tatap muka di Sumsel yang digelar secara terbatas.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/ardani
Pembelajaran tatap muka secara terbatas di MTsN 1 Muara Enim. 

Penulis: Linda

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat ini fokus pada pembelajaran tatap muka di Sumsel yang digelar secara terbatas.

Mantan Bupati OKU Timur tak ingin aktivitas belajar ini justru mendatangkan klaster baru penyebaran Virus Corona di Sumsel.

"Konsentrasi saya masih di penerapan protokol kesehatan di sekolahan. Saya ingin selalu mengingatkan itu," kata Deru saat diwawancarai di kantor Gubernur Sumsel, Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, ia tidak mau kecolongan atau lolos seperti yang terjadi di salah satu provinsi, yang timbul klaster baru.

Menurutnya, pemahaman kelompok dewasa dan anak-anak yang akan masuk sekolah ini berbeda terkait Covid-19.

"Kalau kelompok dewasa sudah memahami. Nah yang anak-anak ini kan masih perlu diedukasi dan diawasi, karena kita tidak ingin ada klaster baru," katanya.

Iya meminta kepada seluruh pihak yang berada di lingkungan sekolah, baik itu guru, komite, termasuk para orangtua untuk ikut menjaga penerapan Prokes secara ketat. 

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Muratara Sudah Jalan 2 Pekan, Satgas Sebut tak Ada Kasus Baru

Jangan hanya menyerahkan pada Satgas Covid-19 saja, tapi bersama-sama mencegah agar tidak terjadi klaster baru.

"Harus benar-benar disiplin menjaga prokes, ini konsen saya saat ini, karena mereka ini masa depan bangsa," ungkap. 

Ia juga berharap, ada penurunan level saat kebijakan PPKM di luar Jawa Bali berakhir pada 20 September mendatang. 

"Sehingga, masyarakat bisa bebas beraktivitas meskipun dengan Prokes ketat. Saya ingin semua aspek tumbuh, baik itu ekonomi, sosial dan kesehatan," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy menambahkan, meski kasus positif Covid-19 tren dan kesembuhan meningkat, harus terus dijaga terus agar semakin membaik. 

"Masyarakat diharapkan tetap menerapkan Prokes seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, secara disiplin dan penuh kesadaran," kata Lesty.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk penyelenggara kegiatan juga bertanggungjawab atas kegiatan yang diadakan. Pastikan yang ikut kegiatan sehat, prokes dijalankan dengan baik.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved