Lapor Mang Sripo
Bagaimana Status Terkini Karhutla?
Beberapa hari terakhir helikopter waterbombing terlihat wara-wiri di langit Sumsel. Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya ada indikasi hotspot
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM -- Kepada Yth BPBD Sumsel atau pihak terkait lainnya. Beberapa hari terakhir helikopter waterbombing terlihat wara-wiri di langit Sumsel. Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya ada indikasi hotspot.
Yang kami tanyakan bagaimana status terkini karhutla di Sumsel?
Terima kasih 08525810xxx
Baca juga: HD Tinjau Posko Satgas Karhutla di Kabupaten Ogan Ilir
Baca juga: Anggota BRIMOB Bantu Mitigasi Penanggulangan Karhutla di Wilayah OKU
Jawaban:
Amankan Potensi Karhutla
Terima kasih atas kepedulian dengan kondisi alam di Sumsel. Dapat dijelaskan sejak beberapa hari terakhir lima Helikopter Water Boombing (WB) terus dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel. Pengerahan itu dilakukan untuk melakukan water bombing ke sejumlah daerah yang rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Dalam memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Sumatra Selatan sejak dua hari terakhir sudah sebanyak 592.000 liter air yang dijatuhkan oleh tim patroli udara di titik kebakaran.
Dalam upaya pemadaman tersebut, tercatat ada 134 kali upaya boombing yang dilakukan untuk memadamkan Karhutla di tiga kabupaten seperti, Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir.
Sampai saat ini lima helikopter BPBBD Sumsel masih melakukan patroli udara untuk memantau lahan-lahan di Sumsel. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi untuk mencegah potensi kebakaran terjadi di lahan gambut, mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau.
Dari data BPBD Sumsel, hingga saat ini tercatat ada 811 titik panas atau hotspot yang tersebar di Sumsel. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin menjadi penyumbang terbanyak titik panas pada semester pertama yakni 146 titik dan 93 titik.
Daerah lain yang memiliki hotspot terbesar lainnya Musi Rawas 89 titik, Banyuasin 85 titik, Lahat 86, Pali 83 titik dan Muara Enim 57 titik. Sepanjang semester pertama ini terpantau ada 811 titik. Paling banyak terjadi pada bulan Juli 256 hotspot. (Oca)
Ansori
Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel
Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gambut-di-oi-terbakar-1.jpg)