Breaking News:

Virus Corona di Pagaralam

Pembelajaran Tatap Muka di Pagaralam Sudah Dibuka, Satgas Covid-19 Butuh Bantuan Orangtua Murid

Virus Corona di Pagaralam, saat ini berstatuskan zona kuning Covid-19, satgas mengharapkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak beberapa warga Pagaralam yang mendatangi Polres Pagaralam untuk disuntik vaksin. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Virus Corona di Pagaralam, saat ini berstatuskan zona kuning Covid-19, satgas mengharapkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan.

Pasalnya, penambahan Covid-19 di Pagaralam masih saja terjadi meskipun jumlah penambahan tidak diatas sepuluh orang perhari.

Pagaralam sudah melonggarkan sejumlah aturan yang selama ini diperketat, seperti pembelajaran tatap muka di Pagaralam sudah boleh dilakukan.

Tidak hanya itu, acara hajatan juga sudah diperbolehkan, namun jika saat zona merah tamu hanya diberbolehkan 25 persen dari kapasitas gedung saat ini dilonggarkan menjadi 50 persen dengan syarat protokol kesehatan ketat.

Melihat kondisi ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pagaralam Drs Syamsul Bahri Burlian mengingatkan kepada masyarakat Pagaralam untuk tidak abai meskipun status sudah dizona kuning.

"Kita memang sudah berada di zona kuning dengan resiko penularan rendah. Namun harus diingat bahwa kita masih ada saja kasus tambahan setiap harinya baik kasus baru maupun hasil tracing," ujarnya.

Dirinya menegaskan kepada seluruh masyarakat Pagaralam untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, terutama disaat sekolah bagi siswa dan pihak sekolah serta saat ada hajatan.

"Pihak sekolah harus memberlakukan protokol kesehatan ketat kepada siswanya. Jangan ada siswa yang tidak menggunakan masker saat berada disekolah dan kelas.

Bahkan diberitahukan kepada siswa jika sedang mengalami sakit untuk tidak sekolah dulu sampai ada status sakit yang diderita," tegasnya.

HUT Polwan ke 73, Belasan Polwan di Polres Pagaralam Naik Trail ke Kaki Gunung Dempo, Ini Tujuannya

Tidak hanya itu, orangtua siswa juga diminta aktif mengedukasi anaknya untuk selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.

"Orangtua harus selalu mengingatkan anaknya untuk terus menggunakan masker saat berada disekolah dan tidak berkerumun serta tidak bersalaman baik dengan guru maupun dengan teman sekelas," imbaunya.

Hal ini harus dilakukan agar tidak ada klaster sekolah dan hajatan baru. Dan Kota Pagaralam akan terus berada dizona kuning agar aktivitas sekolah bisa terus dilakukan dan kelonggaran yang ada tetap diberbolehkan

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved