Breaking News:

Refleksi Menyambut HUT RI Ke-76. Membebaskan Pendidikan dari Belenggu Kebudayaan Asing

Sejak era kemerdekaan sampai saat ini arah kebijakan pendidikan Indonesia berakar pada ideologi Pancasila sebagai fundamental pendidikan nasional.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Dr Abdurrahmansyah MAg Dosen Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang 

SRIPOKU.COM - Dalam perspektif kajian politik pendidikan tidak ada kebijakan pendidikan yang diterapkan pada sebuah negara benar-benar bebas dari kepentingan politik atau ideologi tertentu.

Ideologi-ideologi besar dunia seperti kapitalisme, sekulerisme, liberalisme, bahkan komunisme akan terus mencari peluang untuk mendapatkan simpati dan pengaruh.

Pendidikan adalah pintu masuk untuk mendiskusikan berbagai ideologi tersebut.

Sejak era kemerdekaan sampai saat ini arah kebijakan pendidikan Indonesia berakar pada ideologi Pancasila sebagai fundamental pendidikan nasional.

Ideologi Pancasila sebagai dasar pengembangan pendidikan mengandung makna bahwa seluruh pemikiran dan praktik pendidikan harus mencerminkan proses pengejawantahan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pendidikan secara utuh.

Setelah merdeka selama 76 tahun, apakah arah pembangunan sektor pendidikan Indonesia telah menunjukkan komitmen dalam membumikan nilai-nilai Pancasila.

Atau justru terdapat indikasi menyimpang dari garis lurus ideologi Pancasila.

Menurut Bung Karno ,“Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia secara turun temurun yang sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat.

Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia”.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved