Breaking News:

Memahami Apa Itu Moderasi Beragama?

Peresmian Rumah Moderasi Beragama di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang telah dilakukan Men­teri Agama yang disaksikan langsung Gubernur Sumsel.

Editor: Salman Rasyidin
Memahami Apa Itu Moderasi Beragama?
ist
Dr. Yazwardi Jaya

Oleh: Dr. Yazwardi Jaya

Ketua Program Studi Magister HTN (Siyasah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang

Peresmian Rumah Moderasi Beragama (RMB) di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang telah dilaksanakan oleh Men­teri Agama yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Rek­tor Nyayu Khodijah (24/5).

Peresmian itu  menambah salah satu khazanah Par Excellence kajian-kajian a­gama di Indonesia di bekas pusat Kerajaan Sriwijaya ini. Pada masanya sekitar abad ke-6 Ma­sehi, Kerajaan Ma­ri­tim Sriwijaya yang pernah beribu kota Palembang menjadi Pusat Kajian A­gama Budha di wi­la­yah bagian Asia Tenggara.

Jarum sejarah terus berputar, dan pada sekitar abad ke-13 atau bahkan disebutkan juga lebih awal pada abad ke-8 Masehi, Islam telah masuk ke wilayah nusantara melalui jalur Gujarat di Samu­de­ra Pasai yang terletak di wilayah Aceh Utara.

Ketika Kerajaan Hindu Majapahit di Pulau Jawa dan Kerajaan Budha Sriwijaya di Sumatera berkembang surut pada akhir abad ke-12 dan 13; dakwah Islam cepat menyebar hingga ke ber­bagai wilayah nusantara kemudian mendorong ber­dirinya beberapa kerajaan Islam.

Di Aceh, berdiri Kerajaan Samudera Pasai, dan tidak jauh dari Aceh berdiri Kesultanan Malaka, lalu di pulau Jawa berdiri Kesultanan Demak, Mataram dan Ci­re­bon, kemudian di Sulawesi dan Maluku berdiri Kerajaan Gowa dan Kesultanan Ternate serta Ti­dore.

Di wilayah Sumatera Selatan, berdiri Kesultanan Palembang Darussalam dengan Ra­ja­nya Sultan Mah­mud Badaruddin yang sangat dipengaruhi oleh kerajaan Demak Islam dengan Ra­ja Per­tamanya Raden Patah.

Apakah moderasi  beragama?

Kerap muncul pertanyaan tentang Kebijakan Kementerian Agama yang sangat intens men­dak­wahkan moderasi beragama sebagai solusi terbaik dalam menjaga kerukunan umat beragama di In­donesia.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved