Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Sikap IDI Palembang Atas Tenaga Kesehatan di Indonesia yang Bertumbangan Rawat Pasien Covid-19

"Saat ini sudah ada mulai ide untuk nakes yang awal-awal divaksinasi akan di-booster atau vaksin ketiga untuk penguatan setelah vaksinasi,"

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
Wartakotalive.com
Ilustrasi tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19. 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palembang, Dr dr Zulkhair Ali, mengungkapkan dalam waktu dekat tenaga kesehatan (nakes) di Palembang yang telah dua kali jalani vaksinasi Covid-19 segera disuntuk jalani yang ketiga kalinya.

Hal ini dilakukan demi menambah penguatan imun para nakes dari serangan Covid-19 setelah mendapatkan dua kali suntik vaksin Covid-19

"Saat ini sudah ada mulai ide untuk nakes yang awal-awal divaksinasi akan di-booster atau vaksin ketiga untuk penguatan setelah vaksinasi," katanya, Minggu (18/7/2021).

Ia menjelaskan, booster vaksinasi ini diterapkan terlebih dahulu kepada para nakes.

Namun, tak menutup kemungkinan apabila hasilnya yang didapatkan memuaskan, maka vaksinasi ketiga juga bakal dilakukan terhadap petugas pelayanan publik hingga masyarakat luas.

Dimarahi dan Dimaki Warga tak Sabar Antre Vaksinasi, Begini Reaksi Nakes di Puskesmas Indralaya OI

Wacana tiga kali suntik vaksin Covid-19 yang dihembuskan Ketua IDI Palembang ini tidak terlepas dari terus berkembangnya virus tersebut.

Maka, para ahli terus berupaya melakukan cara terbaik agar virus corona benar-benar menghilang. 

"Covid-19 ini belum tahu bertahan sampai berapa lama.  Karena kasus Covid-19 ini, ilmu hari ini belum tentu sama dengan hari besok.

Sebab penyakit ini baru dan gejalanya juga baru," jelas Zulkhair. 

Menurutnya, Pemerintah Indonesia terus menggaungkan Herd Imunity vaksin atau kekebalan kelompok agar pandemi Covid-19 di tanah air segera  berakhir.

Sudah Vaksin 2 Kali Masih Bisa Positif Covid-19, Ini Penyebabnya, Percuma Jika Tak Taati Hal Ini

Apabila masyarakat Tanah Air telah mencapai 80 persen herd imunity vaksinasi maka akan tercipta kekebalan kelompok dan dapat menekan sebaran Covid- 19. 

Namun demikian, Zulkhair mengaku dalam proses vaksinasi saat ini masih terkendala tigal hal, yakni distribusi vaksin, pelaksananya dan masyarakat penerima vaksin. 

"Maka itu kita minta ke masyarakat agar mau menerima pentingnya vaksin ini bukan hanya untuk personal tetapi untuk semua orang demi menuju herd immunity 80 persen vaksin, supaya bisa penyakitnya hilang," ungkap Zulkhair. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved