Breaking News:

Virus Corona di Ogan Ilir

Dimarahi dan Dimaki Warga tak Sabar Antre Vaksinasi, Begini Reaksi Nakes di Puskesmas Indralaya OI

Satu lagi yang membuat tenaga kesehatan di Puskesmas Indralaya harus bekerja keras yakni membujuk warga agar mau divaksin.

Editor: Sudarwan
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Moderna - Gambar kreatif ini diambil di sebuah studio di Paris pada 16 November 2020, menunjukkan jarum suntik dan botol vaksin dengan logo Moderna, menggambarkan pengumuman vaksin eksperimental terhadap Covid-19 dari Moderna yang 95% efektif 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Melayani masyarakat yang akan menjalani vaksinasi, menguras emosi, tenaga, pikiran dan waktu ekstra.

Demikian diungkapkan Mala Komalasari, seorang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Indralaya, Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Mala Komalasari merupakan Penanggung jawab (Pj) Imunisasi Puskesmas Indralaya.

Begitu pandemi covid-19 datang dan aktivitas vaksinasi mulai diintensifkan sejak beberapa bulan lalu, Mala mengaku mendapat 'surprise' karena begitu padatnya kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Banyak sekali pekerjaan. Ini (masa vaksinasi) merupakan fase terkompleks sejauh ini selama saya bertugas di Puskesmas Indralaya," ungkap Mala, Kamis (15/7/2021).

Mala mengaku sejak tahun 2010 bertugas di Puskesmas Indralaya.

Wanita 41 tahun ini diberi tugas menjadi Pj imunisasi sejak sekitar delapan tahun lalu.

Di masa pandemi terutama selama berjalannya vaksinasi, banyak ujian yang dijumpai Mala dan rekan nakes lainnya.

Pengalaman tersebut ada suka dan ada juga duka.

"Pengalaman suka, saat kita dapat membantu warga, tentunya menjadi suatu kesenangan tersendiri," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved