Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Pengetatan PPKM Mikro, KAI Divre III Palembang Batalkan Perjalanan Kereta Api Komersial

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang, membatalkan perjalanan KA Sindang Marga rute Kertapati - Lubuklinggau (PP) mulai tanggal 9 Juli

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Manager Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang, membatalkan perjalanan KA Sindang Marga rute Kertapati - Lubuklinggau (PP) mulai tanggal 9 Juli 2021.

Pembatalan ini disebabkan karena tengah meningkatnya kasus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia dan mulai diterapkannya Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sumsel.

Manager Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan, dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 di masyarakat dan dimulainya PPKM Mikro oleh pemerintah, maka PT KAI Divre III membatalkan perjalanan KA Sindang Marga atau kereta komersial (ekskutif dan bisnis) yang berangkat pada malam hari.

"Pembatalan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat," ujarnya, Jumat (9/7/2021).

Aida menjelaskan, setelah setahun lebih setop beroperasi dampak dari pandemi covid 19 KA Sindang Marga beroperasi kembali di hari Jumat dan Minggu mulai 21 Mei 2021 lalu, berangkat dari Kertapati pukul 20.15 dan dari Lubuklinggau 19.45.

Namun karena kondisi Pandemi semakin meningkat maka PT KAI Divre III Palembang memutuskan untuk menyetop kembali perjalanan kereta Sindang Marga sampai Pandemi selesai.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat atas pembatalan perjalanan KA Sindang Marga ini. Kami akan segera menyampaikan pengoperasian kembali perjalanan KA Sindang Marga jika kondisi sudah mulai membaik," jelasnya.

Bagi masyarakat yang telah membeli tiket KA Sindang Marga, bea tiket akan dikembalikan 100 persen.

Untuk sementara waktu, masyarakat yang ingin bepergian pada rute Kertapati - Lubuklinggau (PP) masih dapat menggunakan KA Bukit Serelo dengan persyaratan perjalanan KA yang telah ditetapkan sesuai SE Kemenhub No 42 tahun 2021.

"Bagi penumpang yang telah membeli tiket KA Sindang Marga, bea tiket akan dikembalikan 100 persen. Masyarakat yang telah membeli tiket tersebut juga akan dihubungi oleh Contact Center 121 terkait proses pembatalan tiketnya," ungkap Aida.

Ia menambahkan, mulai tanggal 5 - 20 Juli 2021, pelanggan Kereta Api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Untuk pelanggan di bawah 5 tahun tidak diharuskan menujukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

"Untuk perjalanan kereta api di Sumatera tidak harus menujukkan kartu vaksin, cukup hasil negative RT PCR/RT Antigen, dan selama masa PPKM Darurat hasil pemeriksaan GeNose sementara tidak berlaku," kata Aida. (Oca)

Hari Ini Berlaku, Pengetatan PPKM Mikro di Palembang, Ini Sanksi Bagi Warga yang Melanggar

Wajib WFH saat PPKM Mikro Palembang, Ini Daftar Sektor Kerjaan yang Tetap Beroperasi 100 Persen

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved